Dewa, Alief Rahasya (2026) PEMANFAATAN PROTEIN BUNGKIL KEDELAI TERPROTEKSI FORMALDEHID DALAM PAKAN PADA DOMBA LOKAL. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
BAB 1-3 SKRIPSI ALIEF RAHASYA DEWA.pdf - Published Version Download (444kB) |
|
|
Text
BAB 4-DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI ALIEF RAHASYA DEWA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (130kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN-BIODATA ALIEF RAHASYA DEWA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian bungkil kedelai terproteksi formaldehid dengan persentase yang berbeda dalam pakan domba terhadap pemanfaatan protein. Penelitian dilaksanakan di kandang Rojo Koyo Farm, Tengaran, Jawa Tengah dan Laboratorium Produksi Ternak Potong dan Perah, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah pada bulan Februari – Juni tahun 2024. Materi penelitian terdiri atas 18 ekor domba lokal jantan berumur 8 bulan dengan bobot badan rata-rata 25,01 ± 1,57 kg (CV = 6,29%). Pakan yang digunakan berupa konsentrat pelet dengan komposisi tumpi jagung, pangkal umbi singkong, pollard, tepung ikan, dan molases. Penelitian diakukan menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi P0 (100% bungkil kedelai tanpa proteksi), P1 (50% bungkil kedelai tanpa proteksi + 50% bungkil kedelai terproteksi formaldehid), dan P2 (100% bungkil kedelai terproteksi formaldehid). Parameter yang diamati meliputi pertambahan bbot badan harian (PBBH) dan konversi nitrogen teretensi. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proteksi bungkil kedelai menggunakan formaldehid berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan bobot badan harian (PBBH) dan konversi nitrogen teretensi. Hasil uji lanjut menyatakan bahwa
perlakuan P0 dan P1 tidak menunjukkan perbedaan yang nyata, namun keduanya berbeda nyata dengan perlakuan P2. Pemberian bungkil kedelai terproteksi pada P2 memberikan respons yang negatif terhadap performa ternak, yang ditunjukkan oleh nilai PBBH paling rendah dibandingkan perlakuan lainnya. Sejalan dengan penurunan PBBH, perlakuan P2 juga menghasilkan nilai konversi nitrogen teretensi yang paling tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa perlakuan P2 memiliki tingkat efisiensi pemanfaatan nitrogen yang paling buruk untuk dikonversi menjadi jaringan tubuh.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penggunaan bungkil kedelai terproteksi formaldehid dengan persentase 50% lebih efektif dibandingkan proteksi penuh dalam meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan protein pada domba lokal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | S1 Peternakan Undip |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 06:54 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 06:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59086 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
