Search for collections on Undip Repository

BIOKONVERSI EKSKRETA AYAM PETELUR FASE PUNCAK PRODUKSI DENGAN KOMBINASI WASTE COOKING OIL TERHADAP PRODUKTIVITAS MAGGOT BSF SEBAGAI MITIGASI AMONIA

Rahmatullah, Muhammad Reyhan Gunawan Rahmatullah (2026) BIOKONVERSI EKSKRETA AYAM PETELUR FASE PUNCAK PRODUKSI DENGAN KOMBINASI WASTE COOKING OIL TERHADAP PRODUKTIVITAS MAGGOT BSF SEBAGAI MITIGASI AMONIA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Cover dan BAB I-III_ Reyhan Gunawan_23010121140170.pdf] Text
Cover dan BAB I-III_ Reyhan Gunawan_23010121140170.pdf - Published Version

Download (741kB)
[thumbnail of Bab IV - Daftar Pustaka Reyhan Gunawan.pdf] Text
Bab IV - Daftar Pustaka Reyhan Gunawan.pdf - Published Version

Download (214kB)
[thumbnail of Lampiran dan Biodata_Reyhan Gunawan.pdf] Text
Lampiran dan Biodata_Reyhan Gunawan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (140kB)

Abstract

Salah satu penentu keberhasilan pemeliharaan ayam petelur adalah pada
manajemen perkandangannya, khususnya manajemen penanganan limbah. Inovasi
mitigasi amonia seperti pemanfaatan agen biokonversi, khususnya maggot, mulai
banyak dipraktekkan oleh para peternak. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk
mengevaluasi pemanfaatan ekskreta ayam petelur fase puncak produksi yang
dikombinasikan dengan waste cooking oil (WCO) terhadap produktivitas serta
kemampuan maggot Black Soldier Fly dalam mitigasi amonia. Materi yang
digunakan adalah telur maggot BSF seberat 1 gram dibagi secara acak ke dalam
dua perlakuan yaitu : T1 (ekskreta + bekatul + limbah dapur) dan T2 (ekskreta +
bekatul +limbah dapur + waste cooking oil). Nilai rata-rata Bobot badan Maggot
per ekor berkisar antara 0,02 – 0,07 g, Panjang badan berkisar antara 4,82 – 12,52
mm, FCR berkisar antara 4,09 – 8,84 , Pertambahan Bobot badan per minggu
berkisar antara 0,09 – 0,51 g/ekor, Pertambahan panjang badan per minggu
berkisar anatara 1,20 – 2,52 mm/ekor, Biokonversi Ekskreta berkisar antara 0,47 –
1,01 dan Produksi biomasa Maggot berkisar antara 1,32 – 3,47 kg. Hasil
penelitian menunjukan bahwa penambahan waste cooking oil (WCO) pada media
ekskreta ayam petelur berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produktivitas maggot
BSF. Kesimpulan penelitian ini adalah Pemanfaatan ekskreta ayam petelur fase
puncak produksi sebagai media biokonversi menggunakan maggot Black Soldier
Fly (BSF) terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas larva.
Kata kunci : Black Soldier Fly, waste cooking oil, Produktivitas, Biokonversi,
FCR

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 12 Aug 2026 05:25
Last Modified: 12 Aug 2026 05:25
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59077

Actions (login required)

View Item View Item