Search for collections on Undip Repository

PENAMBAHAN ENKAPSULAT Lactobacillus plantarum DAN EKSTRAK UBI UNGU PADA RANSUM TERHADAP BOBOT ORGAN LIMFOID, RASIO HETEROFIL-LIMFOSIT DAN PERTUMBUHAN AYAM BROILER

Astari, Arini (2026) PENAMBAHAN ENKAPSULAT Lactobacillus plantarum DAN EKSTRAK UBI UNGU PADA RANSUM TERHADAP BOBOT ORGAN LIMFOID, RASIO HETEROFIL-LIMFOSIT DAN PERTUMBUHAN AYAM BROILER. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of BAB 1-BAB 3_Arini Astari_23010121140171.pdf] Text
BAB 1-BAB 3_Arini Astari_23010121140171.pdf - Published Version

Download (804kB)
[thumbnail of BAB 4-Daftar Pustaka_Arini Astari_23010121140171.pdf] Text
BAB 4-Daftar Pustaka_Arini Astari_23010121140171.pdf - Published Version

Download (749kB)
[thumbnail of Lampiran & Biodata _Arini Astari_23010121140171.pdf] Text
Lampiran & Biodata _Arini Astari_23010121140171.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (863kB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji penambahan enkapsulat Lactobacillus plantarum dan ekstrak ubi ungu pada ransum terhadap bobot organ limfoid, rasio heterofil-limfosit dan bobot badan broiler. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2025 di Kandang Unggas, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang.
Ternak penelitian menggunakan ayam broiler strain Ross unsexed sebanyak 200 ekor dengan bobot badan rata-rata 44,8±2,4 g. Perlakuan diberikan pada umur 8 hari dengan bobot badan rata-rata 209,05±4,19 g. Enkapsulat Lactobacillus plantarum (ELp) dan enkapsulat ekstrak ubi ungu (EEUU) sebagai aditif. Ransum penelitian disusun dari jagung kuning, bekatul, bungkil kedelai, meat bone meal, limestone, premix, lisin dan metionin. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diterapkan meliputi T0 (Ransum basal tanpa Lp + EEUU), T1 (Ransum basal + ELp 1,2%), T2 (Ransum basal + EEUU 0,14%), dan T3 (Ransum basal + ELp 1,2% + EEUU 0,14%). Parameter yang diukur meliputi rasio heterofil-limfosit, bobot relatif organ limfoid (bursa Fabricius, limpa dan timus) dan bobot badan ayam broiler. Data diolah dengan analisis ragam pada taraf 5%, jika perlakuan berpengaruh nyata maka dilakukan uji Duncan pada taraf 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ELp dan EEUU pada ransum berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap rasio heterofil-limfosit, bobot relatif limpa, dan bobot badan ayam broiler, tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap bobot relatif timus dan bobot relatif bursa Fabricius. Rasio heterofil-limfosit pada T1, T2 dan T3 nyata (p<0,05) lebih rendah dibandingkan dengan T0. Bobot relatif limpa pada T3 tidak berbeda nyata (p>0,05) dengan T2, tetapi nyata (p<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan T0 dan T1. Pertambahan bobot badan harian pada T3 nyata (p<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan T0, T1 dan T2.
Simpulan penelitian adalah penambahan enkapsulat Lactobacillus plantarum sebanyak 1,2% dan enkapsulat ekstrak ubi ungu sebanyak 0,14% pada ransum dapat meningkatkan rasio heterofil-limfosit, limpa dan bobot badan ayam broiler, meskipun bobot relatif timus dan bobot relatif bursa Fabricius sama.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 12 Aug 2026 05:09
Last Modified: 12 Aug 2026 05:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59072

Actions (login required)

View Item View Item