Alkahfi, Muhammad Rizal (2026) Sintesis Silika Termodifikasi Gugus Amina Melalui Variasi Konsentrasi 3-Aminopropyltriethoxysilane (APTES) dengan template Cetyltrimethylammonium Bromide (CTAB) untuk Adsorpsi-Desorpsi Congo Red. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Cover.pdf Download (723kB) |
|
|
Text
8. Abstrak.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi.pdf Download (449kB) |
|
|
Text
9. Abstract.pdf Download (604kB) |
|
|
Text
3. Lembar Pengesahan.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
10. Bab I Pendahuluan.pdf Download (620kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (521kB) |
Abstract
Congo Red merupakan zat warna anionik yang bersifat toksik, karsinogenik,
dan sulit terdegradasi secara biologis. Limbah cair yang mengandung Congo Red
dapat menyebabkan penurunan kualitas air, menghambat penetrasi cahaya matahari
ke dalam badan air, mengganggu proses fotosintesis ekosistem akuatik, dan
membahayakan kesehatan manusia. Salah satu metode yang efektif untuk
menghilangkan Congo Red dari limbah cair adalah adsorpsi menggunakan silika
gel. Silika gel konvensional memiliki keterbatasan ukuran pori dan permukaan
bermuatan negatif sehingga kurang efektif mengadsorpsi Congo Red. Penelitian ini
bertujuan mensintesis silika mesopori termodifikasi gugus amina menggunakan
Cetyltrimethylammonium Bromide (CTAB) sebagai agen pengarah struktur pori
dan 3-Aminopropyltriethoxysilane (APTES) dengan variasi volume 0,15; 0,45;
0,75; dan 1,20 mL sebagai agen fungsionalisasi permukaan, serta mengevaluasi
kinerjanya dalam adsorpsi-desorpsi Congo Red. Sintesis dilakukan melalui metode
sol-gel diikuti kalsinasi pada 700°C selama enam jam. Karakterisasi menggunakan
Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Scanning Electron
Microscopy (SEM). Uji adsorpsi dilakukan pada variasi konsentrasi 5, 15, 25, 35,
dan 45 mg/L menggunakan spektrofotometer UV-Vis, sedangkan uji desorpsi
dilakukan tiga siklus dengan eluen NaOH 1 N. Karakterisasi FTIR mengkonfirmasi
keberhasilan grafting APTES melalui munculnya pita Si–C (1195,71 cm⁻¹) dan pita
N–H (3300–3350 cm⁻¹). Citra SEM menunjukkan tekstur permukaan yang semakin
granular dan homogen apabila ditambahkan APTES. Kemampuan adsorpsi
tertinggi diperoleh pada sampel APTES 1,20 mL sebesar 81,93 mg/g pada
konsentrasi 45 ppm, jauh melampaui silika-CTAB sebesar 14,74 mg/g. Uji desorpsi
menunjukkan total desorpsi 51,19% untuk APTES 1,20 mL, dibandingkan CTAB
sebesar 6,69%.
Kata kunci: Congo Red, silika mesopori, CTAB, APTES, adsorpsi, desorpsi
(NO KETERSEDIAAN : 2608/C/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 04:13 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 04:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59063 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
