Fatmelika, Ellena (2025) PEMAKNAAN DAN PRAKTIK PEMASARAN PERPUSTAKAAN OLEH PENGELOLA INSTAGRAM @PERPUSBIJATENG. Repository Undip.
|
Text
Ellena Draf Utuh Revisi 3 - Highlight.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Bank Indonesia mewajibkan pustakawannya untuk memahami dan mempraktikan pemasaran perpustakaan sebab pemahaman tentang pemasaran menjadi lesson learned yang ada di Bank Indonesia. Oleh karena itu, sejak tahun 2017, Perpustakatakaan KPw BI Jateng sudah aktif melakukan pemasaran di Instagram untuk memperbesar peluang menjangkau pemustaka lebih luas. Selain melayani pegawai internal, Perpustakaan KPw BI Jateng juga terbuka untuk masyarakat umum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelola @perpusbijateng memaknai pemasaran perpustakaan dan bagaimana mereka mempraktikan pemasaran perpustakaan di Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipasi pasif, wawancara tersktuktur, dan studi dokumen yang terdiri dari dokumen pemetaan rencana konten @perpusbijateng di Instagram, metrik insight Instagram @perpusbijateng, dan data jumlah pengunjung tahun 2023 - 2024. Analisis data menggunakan tematik analisis. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria individu yang terlibat langsung dalam proses dan pelaksanaan pemasaran perpustakaan @perpusbijateng dari awal hingga akhir. Hasil penelitian menunjukan @perpusbijateng memaknai pemasaran berbeda dengan promosi, pemasaran sebagai suatu strategi dan cara, serta pemasaran sebagai storyteller value perpustakaan. Adapun tujuan pemasaran yang dilakukan adalah untuk untuk memperkenalkan perpustakaan, edukasi, dan meningkatkan exposure ke masyarakat umum sebagai salah satu target pemustaka. Dalam sub pembedahan praktiknya, Instagram dipilih sebagai place sebab lebih menjangkau multigenerasi dan pertimbangan fitur. Product yang dibuat terdapat dua jenis konten dengan nilai edukatif, rekreatif, dan edukatif sebagai pertimbangan dalam kurasi konten. Promotion dilakukan melalui giveaway, kerjasama, dan kuis. Price menonjolkan nilai ramah dan tidak kaku serta membangun rasa kedekatan dengan interaksi humanis. Physical Evidence terdapat perencanaan konten dan penekanan visual digital. Terakhir, people & process melibatkan pustakawan dan satu personil humas dengan alur proses pemasaran @perpusbijateng yang jelas. Namun pada elemen process ditemukan bahwa evaluasi pasca posting konten belum dilakukan. Adapun proses evaluasi hanya ada dibagian pembuatan konten. Oleh sebab itu, aktivitas evaluasi konten pasca posting seperti analisis like dan share per konten direkomendasikan dalam penelitian ini. Penelitian ini masih fokus pada sisi internal berupa pengelola pemasaran @perpusbijateng dengan studi kualitatif. Oleh sebab itu, pada penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi dari sisi pemustaka dengan metode kuantitatif atau campuran.
Kata kunci: pemasaran perpustakaan; instagram; media sosial; pustakawan; pemasaran konten
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Library Science |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:11 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/59046 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
