Athallah, Divara Aurellia (2026) INTEGRASI SOSIAL TRANSMIGRAN ASAL JAWA DI KAWASAN TRANSMIGRASI TOLANGOHULA, GORONTALO. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SA659 Divara Aurellia Athallah 13040222130052 OK_1.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA659 Divara Aurellia Athallah 13040222130052 OK_2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SA659 Divara Aurellia Athallah 13040222130052 OK_3.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA659 Divara Aurellia Athallah 13040222130052 OK_4.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA659 Divara Aurellia Athallah 13040222130052 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Integrasi sosial dalam masyarakat multikultural menjadi salah satu isu yang terus
berkembang, terutama pada kawasan transmigrasi yang mempertemukan kelompok
masyarakat dengan latar belakang budaya yang berbeda. Kawasan Transmigrasi
Tolangohula di Gorontalo merupakan salah satu wilayah yang dihuni oleh
transmigran asal Jawa dan masyarakat lokal yang hidup berdampingan dalam
kehidupan sehari-hari. Perbedaan bahasa, nilai, norma, serta pola interaksi sosial
menjadi tantangan dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Penelitian
ini merumuskan dua masalah, yaitu bagaimana proses integrasi sosial transmigran
asal Jawa di Kawasan Transmigrasi Tolangohula dan apa saja kendala yang
dihadapi dalam proses integrasi sosial antara transmigran Jawa dan masyarakat
lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses integrasi sosial
yang terjadi serta menganalisis berbagai kendala yang muncul dalam interaksi antar
kelompok tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif
dengan jenis penelitian etnografi untuk memahami pengalaman sosial masyarakat
secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari
transmigran Jawa dan masyarakat lokal yang dipilih secara purposive. Untuk
menganalisis fenomena ini digunakan teori identitas sosial dari Henri Tajfel dan
teori modal sosial dari Robert D. Putnam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
integrasi sosial berlangsung secara bertahap melalui interaksi dalam kegiatan sosial,
ekonomi, dan keagamaan yang membentuk jaringan sosial, kepercayaan, dan
norma bersama. Meskipun demikian, terdapat kendala yang berasal dari perbedaan
bahasa, gaya komunikasi, nilai budaya, serta ketimpangan ekonomi yang
memunculkan kesalahpahaman dan konflik dalam skala kecil. Integrasi sosial yang
terbentuk tidak menghapus identitas masing-masing kelompok, melainkan
menghasilkan kemampuan untuk hidup berdampingan melalui proses penyesuaian
yang berkelanjutan.
Kata Kunci: integrasi sosial, transmigran Jawa, masyarakat lokal, Tolangohula,
modal sosial.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | integrasi sosial, transmigran Jawa, masyarakat lokal, Tolangohula, modal sosial. |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Mr Dwi Widaryanto FIB |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 06:42 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 06:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58752 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
