Imani, Nabila Putri (2026) ARAHAN PENGEMBANGAN LOKASI AGROINDUSTRI BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN DI KABUPATEN TEMANGGUNG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (17MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (392kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (766kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Kabupaten Temanggung memiliki potensi komoditas pertanian unggulan yang besar
serta telah menetapkan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) dalam Rencana Tata Ruang
Wilayah (RTRW) Tahun 2024–2044. Namun pemanfaatan komoditas pertanian sebagai dasar
pengembangan agroindustri masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
komoditas unggulan pertanian, menganalisis kesesuaian lahan, ketersediaan lahan,
kesesuaian terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta menyusun arahan lokasi
potensial pengembangan agroindustri berbasis komoditas unggulan di Kabupaten
Temanggung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis
Location Quotient (LQ), Shift Share, overlay Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis
kesesuaian lahan dilakukan menggunakan 13 parameter fisik dan nonfisik, sedangkan
analisis ketersediaan lahan mempertimbangkan kawasan lindung, kawasan risiko bencana,
kawasan pertanian, yaitu Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Lahan
Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LCP2B), serta kawasan permukiman. Analisis
kesesuaian terhadap RTRW berfokus pada Kawasan Peruntukan Industri (KPI) dan
Ketentuan Umum Zonasi (KPI). Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh komoditas
unggulan, yaitu tomat, sawi, cabai besar, cabai rawit, jambu biji, kopi, dan tembakau. Analisis
kesesuaian lahan menunjukkan kelas cukup sesuai mendominasi seluas 44.419,982 Ha
(51,39%), sedangkan kelas sangat sesuai seluas 2.938,585 Ha (3,40%). Analisis ketersediaan
lahan menghasilkan lahan tersedia seluas 519,995 Ha, sedangkan lahan potensial dalam
Kawasan Peruntukan Industri (KPI) mencapai 174,695 Ha dan Lahan potensial sesuai KUZ
mencapai 28,987 di 15 kecamatan. Hasil analisis terhadap RTRW menunjukkan Kecamatan
Pringsurat memiliki tingkat kesesuaian tertinggi sebagai lokasi pengembangan agroindustri.
Arahan pengembangan agroindustri diprioritaskan pada Kecamatan Pringsurat sebagai
arahan di dalam KPI dan arahan pengembangan di luar KPI sesuai KUZ ditetapkan di empat
kecamatan, yaitu Kecamatan Candiroto, Kaloran, Kranggan, dan Pringsurat karena
memenuhi luas minimum. Arahan lokasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi referensi
pengembangan agroindustri berbasis komoditas unggulan di Kabupaten Temanggung.
Kata Kunci : agroindustri, komoditas unggulan, kesesuaian lahan, ketersediaan lahan, RTRW,
Sistem Informasi Geografis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | agroindustri, komoditas unggulan, kesesuaian lahan, ketersediaan lahan, RTRW, Sistem Informasi Geografis. |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:25 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58679 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
