Asmara, Abigail Sekar Ayu and Baskoro, Bambang Dwi and Sukinta, Sukinta (2018) PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU “HOAX” DAN KAITANNYA DENGAN KONSEP KEADILAN RESTORATIF. _005 Acara 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_ABSTRAK.pdf Download (119kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (201kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (315kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (66kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (61kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_DAFPUS.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
Abigail Sekar Ayu Asmara_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) |
Abstract
Indonesia melindungi para korban dari perbuatan pelaku “hoax” dengan dibuatnya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan sanksi pidana yang diberikan dari Undang-Undang tersebut. Untuk mencapai penyelesaian dalam menyelesaikan permasalahan pelaku “hoax” dalam menjatuhkan sanksinya dapat dengan menggunakan salah satu pendekatan yang ada dalam Hukum Pidana yaitu Keadilan Restoratif. Permasalahan yang penulis bahas dalam penulisan hukum ini adalah mengenai pengaturan hukum tentang “hoax” dan keadilan restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia serta penerapan sanksi hukum terhadap pelaku “hoax” dan implementasi Keadilan Restoratif di Indonesia.
Dalam menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Data diperoleh dari data sekunder. Dianalisis secara kualitatif dan kemudian disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian dalam penulisan hukum ini menggambarkan. mengenai pengaturan hukum tentang “hoax” yang ada dalam peraturan perundang-undangan Republik Indonesia dan keadilan restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Kemudian juga menggambarkan tentang penerapan sanksi hukum terhadap pelaku “hoax” dan implementasi keadilan restoratif bagi pelaku “hoax”.
Keadilan restoratif dilakukan dengan semua pihak yang bersangkutan dipertemukan dalam suatu ruangan untuk secara bersama-sama menyelesaikan perkara yang dilakukan oleh pelaku untuk mengembalikan pada keadaan semula bukan pembalasan. Penerapan dalam kasus terhadap pelaku “hoax” ini tidak dapat dijalankan dengan konsep keadilan restoratif melainkan sesuai dengan sistem pemidanaan untuk menimbulkan efek jera dari akibat yang dilakukan oleh pelaku “hoax”.
Kata Kunci: Pemidanaan, “Hoax”, dan Keadilan Restoratif
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemidanaan, “Hoax”, dan Keadilan Restoratif |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 07:02 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 07:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58607 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
