Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PENAMBAHAN MADU KLANCENG (Trigona sp.) DAN LAMA SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK SUSU SAPI PASTEURISASI

Maulida, Kunti Rafika (2026) PENGARUH PENAMBAHAN MADU KLANCENG (Trigona sp.) DAN LAMA SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK SUSU SAPI PASTEURISASI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Skripsi_Cover-BAB 3_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf] Text
Skripsi_Cover-BAB 3_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf

Download (712kB)
[thumbnail of Skripsi_BAB 4-5_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf] Text
Skripsi_BAB 4-5_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of Skripsi_Lampiran_Biodata_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf] Text
Skripsi_Lampiran_Biodata_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (374kB)
[thumbnail of Skripsi_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf] Text
Skripsi_Kunti Rafika Maulida_23010120130214.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan selama satu bulan pada bulan Juni 2024 di Laboratorium Produksi Ternak Potong dan Perah, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan mengevaluasi pengaruh penambahan madu klanceng (Trigona sp.) dan lama simpan pada susu pasteurisasi berdasarkan pengujian kualitas fisik (uji pH, reduktase dan alkohol). Percobaan dilakukan berdasarkan RAL Split Plot In Time, petak utama adalah level kadar penambahan madu klanceng (0%; 4%; 8%; dan 12%), serta anak petak adalah lama simpan susu pasteurisasi (0 hari, 5 hari, 10 hari, dan 15 hari). Materi yang digunakan selama penelitian meliputi 4 L susu sapi yang dipasteurisasi dan madu klanceng. Metode pasteurisasi susu menggunakan High Temperature Short Time (HTST) dengan pemanasan pada suhu 72°C selama 15 detik. Susu kemudian dipasteurisasi dan didinginkan, selanjutnya diberi empat perlakuan penambahan madu klanceng dengan konsentrasi 0%, 4%, 8%, dan 12%. Sampel disimpan dalam botol plastik tertutup di dalam showcase bersuhu 5°C. Pengujian kualitas fisik meliputi uji pH, uji reduktase, dan uji alkohol dilakukan pada hari ke0, 5, 10, dan 15. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH, angka reduktase, dan uji alkohol susu sapi pasteurisasi dipengaruhi oleh konsentrasi madu klanceng, lama penyimpanan, serta interaksi keduanya. Peningkatan konsentrasi madu berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap penurunan nilai pH, tetapi di sisi lain waktu reduktase semakin panjang karena aktivitas antibakteri madu yang menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Lama waktu penyimpanan juga berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap penurunan nilai pH dan angka reduktase pada semua perlakuan, meskipun laju penurunan cenderung lebih lambat seiring peningkatan konsentrasi madu. Uji alkohol menunjukkan hasil positif pada P2 dan P3 sejak hari ke-0 akibat interaksi keasaman madu dengan kasein susu, bukan karena kerusakan mikrobiologis.
Secara keseluruhan, disimpulkan bahwa penambahan madu klanceng 12% merupakan perlakuan terbaik dalam mempertahankan kualitas fisik susu sapi pasteurisasi selama 15 hari penyimpanan, tetapi penambahan madu klanceng 4% dipilih karena mempertahankan kualitas fisik dengan rasa yang tidak terlalu asam yang disukai konsumen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 05 Aug 2026 09:02
Last Modified: 05 Aug 2026 09:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58606

Actions (login required)

View Item View Item