Tarigan, Christofer Rafael Valerian (2026) Sintetis Silika Xerogel Dari Abu Layang Dengan Penambahan Polyethelene Glycol (PEG) dan Perlakuan Milling untuk Adsorpsi Pb(II). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Christofer Rafael Valerian Tarigan.zip Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
3. LEMBAR PENGESAHAN 1.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
4. LEMBAR PENGESAHAN 2.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
10. ABSTRAK.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
11. ABSTRACT.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
16. BAB V PENUTUP.pdf Download (127kB) |
Abstract
Abu layang merupakan limbah hasil pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik
Tenaga Uap (PLTU) yang dihasilkan dalam jumlah besar dan mengandung silika (SiO₂)
sekitar 32,2%. Kandungan silika tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku
sintesis silika xerogel yang memiliki struktur berpori, luas permukaan tinggi, serta
kemampuan adsorpsi yang baik terhadap ion logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk
mensintesis silika xerogel dari abu layang menggunakan metode sol–gel, menganalisis
karakteristik silika xerogel, silika xerogel dengan penambahan polyethylene glycol (PEG),
serta silika xerogel hasil perlakuan milling, dan mengevaluasi kemampuan adsorpsi
ketiganya terhadap ion Pb(II). Metode sol–gel dipilih karena mampu menghasilkan struktur
silika yang homogen dengan porositas terkontrol. Silika xerogel murni diperoleh melalui
proses pengeringan oven, sedangkan modifikasi PEG dilakukan sebagai template agent
yang dihilangkan melalui proses kalsinasi untuk menghasilkan struktur pori yang lebih
terarah. Perlakuan milling dilakukan untuk memperkecil ukuran partikel dan meningkatkan
luas permukaan aktif material. Karakterisasi dilakukan menggunakan X-Ray Fluorescence
(XRF), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan Gas Sorption Analysis
(GSA). Uji adsorpsi Pb(II) dilakukan pada variasi konsentrasi 20–140 mg/L dengan waktu
kontak 1 jam, sedangkan konsentrasi akhir dianalisis menggunakan Atomic Absorption
Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel berhasil
disintesis dalam bentuk serbuk putih dengan gugus utama Si–O–Si dan O–H. Pada silika
xerogel dengan penambahan PEG tidak terdeteksi gugus Si–OH ulur yang
mengindikasikan interaksi antara PEG dan permukaan silika. Hasil GSA menunjukkan
luas permukaan tertinggi dimiliki oleh silika xerogel murni sebesar 75,462 m²/g, diikuti
oleh silika xerogel dengan penambahan PEG sebesar 10,682 m²/g dan perlakuan milling
sebesar 3,358 m²/g. Volume pori terbesar juga diperoleh pada silika xerogel murni sebesar
0,194 cm³/g. Kapasitas adsorpsi Pb(II) tertinggi diperoleh pada silika xerogel murni sebesar
34,913 mg/g, diikuti oleh sampel milling sebesar 34,550 mg/g dan PEG sebesar 33,374
mg/g. Hasil ini menunjukkan bahwa modifikasi struktur melalui PEG dan milling
mempengaruhi karakteristik pori serta kinerja adsorpsi material.
Kata Kunci : Abu terbang, silika xerogel, PEG, Milling, adsorpsi Pb(II)
(NO KETERSEDIAAN : 2595/C/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 07:54 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 07:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
