Search for collections on Undip Repository

AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK BUAH PARIJOTO (Medinilla speciosa) HASIL ULTRASONICATOR- ASSISTED EXTRACTION (UAE) DENGAN VARIASI PELARUT

Ramadhan, Surya Hilmy (2026) AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK BUAH PARIJOTO (Medinilla speciosa) HASIL ULTRASONICATOR- ASSISTED EXTRACTION (UAE) DENGAN VARIASI PELARUT. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Surya Hilmy Ramadhan_23020122130103_Skripsi Cover-BAB 3_.pdf] Text
Surya Hilmy Ramadhan_23020122130103_Skripsi Cover-BAB 3_.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of Surya Hilmy Ramadhan_23020122130103_Skripsi BAB 4-Dafpus.pdf] Text
Surya Hilmy Ramadhan_23020122130103_Skripsi BAB 4-Dafpus.pdf - Published Version

Download (830kB)
[thumbnail of Surya Hilmy Ramadhan_23020122130103_Skripsi LAMPIRAN-BIODATA.pdf] Text
Surya Hilmy Ramadhan_23020122130103_Skripsi LAMPIRAN-BIODATA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Keamanan pangan menjadi isu penting terkait kontaminasi mikroorganisme patogen penyebab foodborne disease. Penggunaan pengawet sintetis dalam industri pangan menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak kesehatan sehingga diperlukan alternatif pengawet alami dari bahan nabati. Buah parijoto (Medinilla speciosa) diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi memiliki aktivitas antimikroba. Salah satu metode ekstraksi yang dapat meningkatkan efisiensi pelepasan senyawa bioaktif dari bahan tanaman adalah Ultrasonicator-Assisted Extraction (UAE). Penelitian ini dilaksanakan selama lima bulan di Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Kimia Pangan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antimikroba ekstrak buah parijoto yang diperoleh menggunakan metode UAE dengan pelarut metanol, etanol, dan n-heksana. Parameter yang diamati meliputi rendemen ekstrak, aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, serta penentuan nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Pengujian difusi cakram dilakukan dengan tiga kali ulangan, sedangkan pengujian MIC dan MBC dilakukan dengan dua kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut etanol menghasilkan rendemen ekstrak tertinggi. Ekstrak metanol dan etanol menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, sedangkan ekstrak n-heksana tidak menunjukkan aktivitas antibakteri pada konsentrasi yang diuji. Nilai MIC ekstrak metanol terhadap kedua bakteri uji adalah 1 mg/mL, sedangkan ekstrak etanol menunjukkan nilai MIC 4 mg/mL terhadap Escherichia coli dan 1 mg/mL terhadap Staphylococcus aureus. Pengujian MBC menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan etanol memiliki aktivitas bakterisidal dengan nilai rasio MBC/MIC ≤4. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ekstrak buah parijoto yang diperoleh menggunakan pelarut polar melalui metode UAE berpotensi sebagai sumber senyawa antibakteri alami terhadap bakteri patogen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Food Technology
Depositing User: S1 Teknologi Pangan Undip
Date Deposited: 05 Aug 2026 08:03
Last Modified: 05 Aug 2026 08:12
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58596

Actions (login required)

View Item View Item