Search for collections on Undip Repository

REPRESENTASI KEGAGALAN DALAM ALBUM “MAKEINU NI ENCORE WA IRANAI” KARYA YORUSHIKA (KAJIAN SEMIOTIKA) ヨルシカ「負け犬にアンコールはいらない」 における失敗の表象 「文学記号論研究」

Perwirayuda, Rafli Ibrahim (2026) REPRESENTASI KEGAGALAN DALAM ALBUM “MAKEINU NI ENCORE WA IRANAI” KARYA YORUSHIKA (KAJIAN SEMIOTIKA) ヨルシカ「負け犬にアンコールはいらない」 における失敗の表象 「文学記号論研究」. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of Rafli Ibrahim Perwirayuda_Skripsi_Full (2).pdf] Text
Rafli Ibrahim Perwirayuda_Skripsi_Full (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini mengkaji representasi kegagalan dalam album “Makeinu ni Encore wa Iranai” karya Yorushika, khususnya pada lagu “Makeinu ni Encore wa Iranai”, “Bakudanma”, dan “Toumin”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi kegagalan yang terkandung dalam ketiga lagu tersebut melalui kajian semiotika Michael Riffaterre. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber seperti buku, jurnal, skripsi terdahulu, artikel, serta lirik lagu yang menjadi objek penelitian. Penelitian ini juga menggunakan analisis struktur pembentuk puisi yang meliputi struktur fisik dan struktur batin, kemudian dilanjutkan dengan pendekatan semiotika Riffaterre melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik, matriks, model, varian, serta hipogram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga lagu dalam album “Makeinu ni Encore wa Iranai” merepresentasikan kegagalan melalui pengalaman emosional tokoh “aku” yang dipenuhi rasa kehilangan, keputusasaan, penyesalan, serta keinginan untuk melarikan diri dari realitas kehidupan. Lagu “Makeinu ni Encore wa Iranai” menggambarkan kegagalan dalam menerima masa lalu dan identitas diri sebagai “pecundang”. Lagu “Bakudanma” merepresentasikan kegagalan emosional yang diwujudkan melalui kemarahan, kehancuran, dan dorongan destruktif terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Sementara itu, lagu “Toumin” menggambarkan kegagalan melalui kelelahan emosional, keinginan untuk menjauh dari dunia, serta harapan untuk hidup tenang bersama seseorang yang dicintai. Melalui analisis tersebut, dapat dipahami bahwa kegagalan dalam lirik lagu Yorushika tidak hanya ditampilkan sebagai bentuk kekalahan, tetapi juga sebagai pengalaman batin yang membentuk cara seseorang memandang kehidupan, hubungan, dan dirinya sendiri.
Kata kunci: representasi kegagalan, semiotika Riffaterre, Yorushika

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 05 Aug 2026 07:13
Last Modified: 05 Aug 2026 07:13
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58580

Actions (login required)

View Item View Item