Search for collections on Undip Repository

HIJAB SEBAGAI KONTROL SOSIAL DAN NEGOSIASI IDENTITAS PADA MAHASISWI UNIVERSITAS DIPONEGORO

Nurhaliza, Salshabilla (2026) HIJAB SEBAGAI KONTROL SOSIAL DAN NEGOSIASI IDENTITAS PADA MAHASISWI UNIVERSITAS DIPONEGORO. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_1.pdf] Text
SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_2.pdf] Text
SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_3.pdf] Text
SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_4.pdf] Text
SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK_4.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK.pdf] Text
SA627 Salshabilla Nurhaliza 13040222140112 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna hijab lewat analisis praktik
berhijab di kalangan mahasiswi Universitas Diponegoro dengan melihat eksistensi
hijab sebagai bagian dari adanya relasi kuasa, kontrol sosial, serta proses negosiasi
identitas perempuan. Hal yang mendasari penelitian ini berangkat dari realita
perbedaan konteks lingkungan pendidikan Islam yang cenderung normatif dan
mengikat dengan lingkungan kampus negeri yang lebih plural dan terbuka, dan
akhirnya memunculkan dinamika baru dalam praktik berhijab. Penelitian ini
dilakukan pada mahasiswi Universitas Diponegoro yang sebelumnya memiliki latar
belakang pendidikan di sekolah Islam dengan menggunakan pendekatan kualitatif
dan jenis penelitian studi kasus (study case). Informan ditentukan dengan
menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan beberapa mahasiswi
Universitas Diponegoro dan menyesuaikan kualifikasi informan untuk melengkapi
data penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Michel
Foucault mengenai politik dan kuasa tubuh serta konsep panoptikon untuk melihat
bagaimana tubuh perempuan bekerja dalam ruang sosial dengan adanya aturan,
perasaan diawasi, dan proses negosiasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa praktik berhijab yang tercipta pada masa sekolah dipengaruhi oleh adanya
kewajiban institusional yang membentuk kedisiplinan tubuh melalui aturan formal
dan pengawasan sosial. Namun, ketika akhirnya menemukan ruang sosial baru di
kampus, mahasiswi mengalami pergeseran makna hijab dari kewajiban yang
bersifat normatif menjadi pilihan pribadi individu. Proses ini terlihat dengan adanya
negosiasi antara nilai-nilai yang telah tercipta pada lingkungan sekolah sebelumnya
dengan pengalaman sosial baru yang lebih variatif. Dalam praktiknya, mahasiswi
menunjukkan variasi dalam memaknai hijab, mulai dari yang konsisten berhijab,
lepas hijab, hingga menggunakan hijab secara situasional. Dengan demikian,
temuan ini menunjukkan bagaimana praktik hijab tidak dapat dipahami sebagai satu
hal yang sederhana, melainkan sebagai hasil dari adanya relasi kuasa yang dinamis
serta agen aktif masing-masing individu dalam menentukan pilihan atas tubuhnya.
Kata kunci: Hijab, Mahasiswi, Politik Tubuh, Relasi Kuasa, Negosiasi Identitas.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hijab, Mahasiswi, Politik Tubuh, Relasi Kuasa, Negosiasi Identitas.
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of English Literature
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 05 Aug 2026 05:50
Last Modified: 05 Aug 2026 05:50
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58562

Actions (login required)

View Item View Item