ZHAFRAN, MUHAMMAD RENALDI (2026) ANALISIS SPASIO-TEMPORAL DINAMIKA TUTUPAN LAHAN PESISIR DAN DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS PERAIRAN DI PESISIR MLONGGO, KABUPATEN JEPARA TAHUN 2020-2025 (26dik450). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Muhammad Renaldi Zhafran 26dik450.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Wilayah pesisir merupakan kawasan yang dinamis karena dipengaruhi oleh
interaksi antara aktivitas daratan dan kondisi perairan. Perubahan tutupan lahan di
kawasan pesisir dapat memengaruhi kualitas perairan melalui peningkatan
limpasan permukaan, masukan sedimen, bahan organik, dan nutrien seperti fosfat
yang berpotensi memicu perubahan konsentrasi klorofil-a. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis dinamika spasio-temporal tutupan lahan pesisir dan dampaknya
terhadap kualitas perairan di Pesisir Mlonggo, Kabupaten Jepara tahun 2020–2025.
Analisis tutupan lahan dilakukan menggunakan citra satelit dengan metode
Supervised Classification berbasis algoritma Random Forest, sedangkan kondisi
klorofil-a dianalisis melalui pemodelan NDCI pada bulan November tahun 2020
2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas perairan merupakan kelas
dominan dengan luas relatif stabil sekitar 3.405–3.407 ha. Pada kelas daratan,
sawah menjadi tutupan lahan terluas, tetapi mengalami penurunan dari 915,47 ha
pada tahun 2020 menjadi 859,70 ha pada tahun 2025. Sebaliknya, vegetasi darat
meningkat dari 170,42 ha menjadi 207,11 ha, mangrove meningkat dari 35,27 ha
menjadi 40,42 ha, tambak meningkat dari 150,48 ha menjadi 157,26 ha, dan
permukiman meningkat dari 51,29 ha menjadi 61,34 ha. Secara spasial, tambak dan
mangrove cenderung berada di zona dekat garis pantai, sedangkan sawah
mendominasi daratan pesisir bagian tengah hingga selatan. Hasil model NDCI
menunjukkan bahwa konsentrasi klorofil-a bulan November berfluktuasi selama
tahun 2020–2025, dengan nilai tinggi tertinggi terjadi pada tahun 2021 sebesar
55,8429 mg/m³ dan nilai tinggi terendah terjadi pada tahun 2024 sebesar 20,536
mg/m³. Dinamika tersebut menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan,
khususnya peningkatan tambak dan permukiman, berpotensi meningkatkan
masukan fosfat ke perairan, sedangkan peningkatan mangrove dan vegetasi darat
berpotensi menjadi penyangga ekologis. Dengan demikian, perubahan tutupan
lahan pesisir Mlonggo memiliki pengaruh penting terhadap variasi fosfat, klorofil
a, dan kualitas perairan pesisir.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tutupan Lahan, Pesisir, Random Forest, NDCI, Fosfat, Klorofil-a, Mlonggo. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 02:59 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 02:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58524 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
