Search for collections on Undip Repository

Open Kinetic Chain Versus Close Kinetic Chain terhadap Kebugaran Kardiorespirasi (Studi pada Remaja Usia 15-18 Tahun dengan Berat Badan Berlebih)

Nihlatul Mufidah, Erma and Wahyudati, Sri and Putri, Rahmi Isma Asmara (2026) Open Kinetic Chain Versus Close Kinetic Chain terhadap Kebugaran Kardiorespirasi (Studi pada Remaja Usia 15-18 Tahun dengan Berat Badan Berlebih). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
Abstrak KA Emma bhs indo.pdf

Download (277kB)

Abstract

Latar belakang. Dalam beberapa dekade terakhir, kelebihan berat badan dan obesitas pada anak dan remaja telah berkembang menjadi permasalahan kesehatan global yang signifikan, termasuk di berbagai negara Asia. Kondisi serupa juga ditemukan di Indonesia dengan prevalensi yang relatif tinggi pada remaja usia 15-18 tahun. Kelebihan berat badan dan obesitas diketahui berdampak negatif terhadap kebugaran kardiorespirasi remaja, yang berperan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Tujuan. Untuk mengetahui perbedaan perubahan kebugaran kardiorespirasi remaja usia 15-18 tahun dengan berat badan berlebih setelah latihan open kinetic chain dan latihan close kinetic chain.

Metode. Penelitian ini merupakan studi quasi experimental dengan prettest and posttest-controlled group yang melibatkan 44 remaja usia 15–18 tahun dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis latihan resistensi yang diberikan, yaitu kelompok latihan OKC (n = 22) dan kelompok latihan CKC (n = 22). Kedua kelompok mengikuti program penguatan otot ekstremitas bawah dengan frekuensi 3 kali per minggu selama 8 minggu. Pengukuran kebugaran kardiorespirasi dilakukan menggunakan uji jalan enam menit (6MWT) pada awal dan akhir intervensi.

Hasil. Terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik rerata nilai VO2max pra dan paska intervensi pada kelompok OKC(19,11 ± 3,27; p=0,000) dan kelompok CKC (19,91 ± 2,96; p=0,000). Peningkatan perubahan rerata selisih/ delta VO2max antar kelompok lebih tinggi pada kelompok CKC dibandingkan kelompok OKC (9,12 ± 3,33 vs 6,52 ± 4,90; p=0,046)

Kesimpulan. Latihan close kinetic chain secara signifikan dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi lebih tinggi dibandingkan latihan open kinetic chain pada remaja usia 15-18 tahun dengan berat badan berlebih.

Kata kunci: open kinetic chain, close kinetic chain, kebugaran kardiorespirasi, remaja berat badan berlebih

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: open kinetic chain, close kinetic chain, kebugaran kardiorespirasi, remaja berat badan berlebih
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 20 Aug 2026 07:15
Last Modified: 20 Aug 2026 07:15
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58414

Actions (login required)

View Item View Item