Search for collections on Undip Repository

POLA SEBARAN DAN KELIMPAHAN BULU BABI (ECHINOIDEA) PADA ZONA INTERTIDAL PANTAI SEPANJANG, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (26dsa433)

LISTIANA, LISTIANA (2026) POLA SEBARAN DAN KELIMPAHAN BULU BABI (ECHINOIDEA) PADA ZONA INTERTIDAL PANTAI SEPANJANG, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (26dsa433). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Listiana 26dsa433.pdf] Text
Listiana 26dsa433.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Bulu babi (Echinoidea) merupakan salah satu organisme kunci dalam
ekosistem zona intertidal yang berperan sebagai indikator kesehatan ekosistem
pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran, kelimpahan beserta
indeks ekologi, dan preferensi habitat bulu babi di zona intertidal Pantai Sepanjang,
Gunungkidul, Yogyakarta. Pengambilan data dilaksanakan pada Bulan November
2025 menggunakan metode transek kuadrat berukuran 1x1 m² pada tiga lokasi
pengamatan yang masing-masing terdiri dari sembilan plot. Analisis data meliputi
kelimpahan relatif, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks
keseragaman (E), indeks dominansi Simpson (D), pola sebaran menggunakan
Indeks Morisita (Id), serta analisis PCA (Principal Component Analysis) dan
regresi polinomial untuk mengetahui hubungan kelimpahan bulu babi dengan
persentase tutupan habitat dan parameter lingkungan. Hasil penelitian
menunjukkan ditemukannya empat spesies bulu babi yaitu Echinometra oblonga,
Echinometra mathei, Stomopneustes variolaris, dan Heterocentrotus trigonarius
dengan total 203 individu yang tersebar pada seluruh lokasi pengamatan, dengan
Echinometra oblonga sebagai spesies paling dominan. Nilai indeks
keanekaragaman (H’) berkisar 1,295–1,306 (sedang), indeks keseragaman (E)
berkisar 0,934–0,942 (merata), dan indeks dominansi (D) berkisar 0,287–0,299
(rendah), mencerminkan kondisi komunitas bulu babi yang berada dalam
keseimbangan ekologis yang baik di seluruh lokasi pengamatan. Pola sebaran
Echinometra oblonga, Stomopneustes variolaris, dan Heterocentrotus trigonarius
bersifat seragam, sedangkan Echinometra mathei bersifat acak. Berdasarkan hasil
analisis PCA, makroalga merupakan variabel habitat yang paling berasosiasi positif
dengan kelimpahan bulu babi, yang diperkuat oleh hasil analisis regresi polinomial
yang menunjukkan bahwa tutupan makroalga mampu menjelaskan variasi
kelimpahan bulu babi dan menjadi faktor habitat paling dominan dalam
menentukan preferensi habitat bulu babi di zona intertidal Pantai Sepanjang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bulu babi, Indeks ekologi, Kelimpahan, Pola sebaran, Preferensi habitat.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 03 Aug 2026 02:56
Last Modified: 03 Aug 2026 02:56
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58368

Actions (login required)

View Item View Item