Gunawan, Akhmad Adi (2026) Pengaruh Rasio Ni:Mo pada Sintesis Katalis Ni-Mo S/SiO2 untuk Hidrorengkah Minyak Kelapa menjadi Fraksi Avtur. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Akhmad Adi Gunawan.zip Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. Cover.pdf Download (716kB) |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
4. Daftar Isi.pdf Download (736kB) |
|
|
Text
8. Abstrak.pdf Download (673kB) |
|
|
Text
9. Abstract.pdf Download (720kB) |
|
|
Text
10. Pendahuluan.pdf Download (800kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (750kB) |
Abstract
Kebutuhan energi global yang masih didominasi bahan bakar fosil
mendorong pengembangan bahan bakar terbarukan yang lebih berkelanjutan. Salah
satu alternatif yang berpotensi dikembangkan adalah bioavtur berbasis biomassa
dari minyak kelapa yang kaya trigliserida. Konversi minyak kelapa menjadi
hidrokarbon rentang avtur (C₈–C₁₆) dapat dilakukan melalui hidrorengkah katalitik
yang dipengaruhi oleh sifat katalis, terutama komposisi logam aktif, keasaman, dan
karakteristik pengemban. Penelitian ini bertujuan menyintesis katalis Ni–Mo–
S/SiO₂ berbasis silika mesopori dari abu sekam padi dengan variasi rasio Ni:Mo
serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat katalis dan kinerja hidrorengkah
minyak kelapa. Hipotesis penelitian ini adalah peningkatan rasio Ni:Mo dapat
meningkatkan selektivitas bioavtur melalui peningkatan aktivitas hidrogenasi dan
hidrodeoksigenasi yang mendorong konversi senyawa oksigenat menjadi
hidrokarbon parafinik C₈–C₁₆.
Silika mesopori disintesis dari abu sekam padi menggunakan CTAB melalui
metode sol–gel yang dilanjutkan perlakuan hidrotermal. Hasil ekstraksi
menunjukkan kandungan SiO₂ sebesar 53,6%. Katalis Ni–Mo–S/SiO₂ disintesis
dengan metode impregnasi pada rasio mol Ni:Mo 1:1, 2:1, dan 3:1 (NiMo1, NiMo2,
dan NiMo3), kemudian dikalsinasi, direduksi, dan disulfidasi. Karakterisasi
dilakukan menggunakan XRF, XRD, FTIR, GSA–BET, uji keasaman amonia, dan
GC–MS.
Analisis XRD menunjukkan keberadaan fase amorf SiO₂ serta fase yang
berkaitan dengan MoS₂ dan NiS, sedangkan FTIR mengonfirmasi gugus Si–O–Si
dan Si–OH. Nilai keasaman katalis NiMo1, NiMo2, dan NiMo3 berturut-turut
sebesar 6,3645; 7,2308; dan 6,3645 mmol NH₃/g. Analisis GSA–BET menunjukkan
luas permukaan sebesar 149,09; 137,27; dan 144,48 m²/g dengan diameter pori ratarata sekitar 6,5 nm yang mengindikasikan struktur mesopori tetap terjaga. Uji
kinerja katalis menunjukkan NiMo3 menghasilkan selektivitas tertinggi terhadap
fraksi bioavtur (C₈–C₁₆) sebesar 96,04% dengan kandungan oksigenat terendah
sebesar 73,56%, sedangkan aktivitas tertinggi berdasarkan perolehan fraksi cair
dicapai oleh NiMo2 sebesar 32%.
Kata kunci: Bioavtur, Hidrorengkah, Rasio Ni:Mo, Silika mesopori, Minyak
kelapa.
(NO KETERSEDIAAN : 2571/C/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 09:10 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 09:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58235 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
