Search for collections on Undip Repository

KAJIAN PERUBAHAN GARIS PANTAI TAHUN 2020-2025 MENGGUNAKAN METODE DSAS DI PANTAI ROBAN TIMUR, KABUPATEN BATANG (26dos398)

KOSALA, TANGGON ARASYI (2026) KAJIAN PERUBAHAN GARIS PANTAI TAHUN 2020-2025 MENGGUNAKAN METODE DSAS DI PANTAI ROBAN TIMUR, KABUPATEN BATANG (26dos398). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Tanggon Arasyi Kosala 26dos398.pdf] Text
Tanggon Arasyi Kosala 26dos398.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Dinamika garis pantai merupakan fenomena pesisir yang memberikan
dampak signifikan terhadap kondisi geomorfologi dan pemanfaatan ruang regional,
terutama di wilayah pesisir Pantai Roban Timur yang berbatasan langsung dengan
Laut Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabilitas parameter
oseanografi (pasang surut, angin, gelombang, arus), karakteristik fisik (sedimen,
kemiringan), dan laju perubahan garis pantai pada periode tahun 2020 hingga 2025,
serta mengidentifikasi kecenderungan proses abrasi dan akresi di Pantai Roban
Timur. Data yang digunakan meliputi sampel sedimen dan kelerengan hasil survei
lapangan, pasang surut dari IOC, angin dan gelombang dari ECMWF (ERA5), arus
dari Marine Copernicus, serta garis pantai historis dari citra satelit Sentinel-2.
Analisis dilakukan secara kuantitatif dengan mengkaji variabilitas spasial dan
temporal parameter lingkungan, perhitungan bilangan Formzhal dengan metode
Admiralty, klasifikasi ukuran butir sedimen, serta perhitungan laju perubahan garis
pantai menggunakan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS) melalui
parameter NSM, EPR, dan LRR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai
Roban Timur memiliki tipe pasang surut campuran condong harian tunggal dengan
nilai Formzhal 1,96, arah angin dominan bergerak menuju selatan dan timur, tinggi
gelombang signifikan berkisar antara 0,07–0,13 m, serta arah arus laut yang
dominan bergerak menuju utara dengan persentase hingga 74,13%. Karakteristik
fisik kawasan didominasi oleh pantai berpasir dengan persentase fraksi pasir
mencapai 78,75%–99,89% dan kemiringan pantai berkisar antara 1,72° hingga
8,15°. Analisis DSAS membuktikan bahwa Pantai Roban Timur secara umum
mengalami proses akresi yang dominan dengan nilai rata-rata NSM sebesar 20,52
m, EPR sebesar 4,10 m/tahun, dan LRR sebesar 2,90 m/tahun. Perbedaan ini
disebabkan oleh pergeseran sedimen lepas berbutir pasir yang digerakkan oleh arus
dominan ke arah utara, serta dipengaruhi oleh tingginya suplai sedimen
antropogenik dari muara Daerah Aliran Sungai (DAS) Kaliboyo.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perubahan garis pantai, DSAS, akresi, Pantai Roban Timur
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 30 Jul 2026 06:35
Last Modified: 30 Jul 2026 06:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58187

Actions (login required)

View Item View Item