Putri, Andini Amelia (2026) ARAHAN PENGEMBANGAN PUSAT-PUSAT PELAYANAN KABUPATEN PATI. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (8MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (406kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (354kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (88kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (150kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kabupaten Pati memiliki perbedaan kepadatan penduduk yang cukup besar antarkecamatan. Kecamatan
Pati, Juwana, Wedarijaksa, Tayu, dan Trangkil memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, sedangkan beberapa
kecamatan di wilayah pinggiran seperti Pucakwangi, Batangan, Gunungwungkal, Jaken, dan Cluwak memiliki
kepadatan yang jauh lebih rendah. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas penduduk masih
terkonsentrasi pada kawasan tertentu sehingga berpengaruh terhadap persebaran sarana pelayanan. Kondisi ini
juga diikuti oleh adanya kesenjangan pembangunan antara kawasan perkotaan dan kawasan pinggiran yang
menyebabkan pelayanan publik belum tersebar secara merata. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi terhadap sistem
pusat pelayanan di Kabupaten Pati agar sesuai dengan perkembangan wilayah dan kebutuhan pelayanan
masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kawasan perkotaan, menentukan hirarki kawasan
perkotaan, menetapkan sistem pusat pelayanan, serta menyusun arahan pengembangan pusat pelayanan di
Kabupaten Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial. Penentuan kawasan
perkotaan dilakukan melalui integrasi klasifikasi Global Human Settlement Layer–Settlement Model (GHS
SMOD) dan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 120 Tahun 2020. Analisis skalogram digunakan untuk
menentukan hirarki kawasan berdasarkan kelengkapan sarana pelayanan, sedangkan analisis Kernel Density
digunakan untuk mengetahui tingkat konsentrasi jaringan jalan, bangunan permukiman, dan sarana pelayanan.
Hasil kedua analisis kemudian diintegrasikan untuk menentukan sistem pusat pelayanan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat 193 desa/kelurahan di Kabupaten Pati yang termasuk kawasan perkotaan. Analisis
skalogram dan Kernel Density menghasilkan lima hirarki kawasan perkotaan. Hasil penggabungan kedua analisis
menetapkan Perkotaan Pati, Juwana, dan Tayu sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL), Margorejo, Margoyoso,
Trangkil, Kayen, dan Wedarijaksa sebagai Pusat Pelayanan Kawasan (PPK), serta 13 kawasan perkotaan lainnya
sebagai Pusat Pelayanan Lokal (PPL). Arahan pengembangan disusun sesuai fungsi masing-masing hasil analisis
pusat pelayanan untuk mendukung pemerataan pelayanan dan pengembangan wilayah di Kabupaten Pati.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pusat pelayanan, kawasan perkotaan, skalogram, kernel density, Kabupaten Pati |
| Subjects: | Engineering Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 05:28 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 05:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
