ANGGRAINI, JEVINA NUR (2026) EVALUASI ESTETIKA KUALITAS KAWASAN WISATA BAHARI BERDASARKAN KEINDAHAN LANSKAP DAN KUALITAS EKOSISTEM PENDUKUNG DI PANTAI PRAWEAN JEPARA (26dsa384). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
JEVINA NUR ANGGRAINI 26dsa384.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kawasan wisata bahari memiliki nilai ekologis dan estetika yang saling
berhubungan, sebagaimana ditunjukkan di kawasan wisata pesisir di Pulau
Panjang maupun Pantai Prawean Jepara. Kedua parameter tersebut berperan
penting dalam membentuk kualitas visual suatu kawasan. Penelitian ini bertujuan
untuk menilai tingkat estetika lanskap menggunakan metode Scenic Beauty
Estimation (SBE), mengetahui kondisi ekosistem pendukung berupa lamun dan
mangrove, serta mengkaji keterkaitannya di Pulau Panjang dan Pantai Prawean,
Jepara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Januari 2026. Metode
yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengambilan sampel
menggunakan convenience sampling. Penilaian estetika dilakukan terhadap
beberapa foto lanskap oleh 30 responden, pengukuran kualitas air meliputi
kekeruhan, kecerahan, suhu, salinitas, dan dissolved oxygen, serta pemetaan
ekosistem menggunakan citra satelit Sentinel-2A melalui perangkat lunak
ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lanskap memiliki
nilai SBE kategori sedang dengan nilai tertinggi sebesar 38,935 dan terendah
sebesar 0. Uji Independent Samples T-Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan
signifikan antara nilai SBE Pulau Panjang (215,80) dan Pantai Prawean (226,60)
dengan nilai signifikansi 0,265 (p>0,05). Ekosistem lamun di kedua lokasi
termasuk kategori sehat dengan tutupan 60,50–75%, sedangkan ekosistem
mangrove di Pantai Prawean ditemukan dua jenis yaitu Lumnitzera racemosa dan
Rhizophora mucronata dengan kerapatan rendah yakni 0,02–0,05 ind/m². Kondisi
ekosistem yang sehat, kualitas perairan yang baik, dan kebersihan kawasan secara
bersama-sama berkontribusi dalam membentuk nilai estetika lanskap yang tinggi
serta mendukung keberlanjutan wisata bahari di kedua lokasi penelitian. Jika
wisata tinggi maka ada kecenderungan ekosistem terdegradasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lamun, Lanskap, Mangrove, Perairan, Scenic Beauty Estimation, Wisata. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 03:33 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 03:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58136 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
