Kinanti, Putri Sekar (2026) Pra-Perancangan Pabrik Amonium Klorida dari Amonium Sulfat dan Natrium Klorida melalui Tahapan Reaksi Metatesis dan Kristalisasi Kapasitas 237.600 Ton/Tahun. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TUGAS AKHIR KINAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER TUGAS AKHIR KINAN.pdf - Published Version Download (714kB) |
|
|
Text
BAB I TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Download (361kB) |
|
|
Text
BAB II TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Download (694kB) |
|
|
Text
BAB III TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (481kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Download (452kB) |
|
|
Text
BAB V TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text
BAB VI TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Download (233kB) |
|
|
Text
BAB VII TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Download (518kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN TUGAS AKHIR.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pra-perancangan pabrik amonium klorida dengan kapasitas 237.600 ton/tahun dikaji untuk menekan angka impor sekaligus memenuhi kebutuhan amonium klorida di dalam negeri yang terus meningkat. Lokasi pendirian pabrik dipilih di kawasan JIIPE, Gresik, Jawa Timur, dengan pertimbangan kedekatan terhadap dua pemasok bahan baku utama, yaitu amonium sulfat dari PT Petrokimia Gresik dan natrium klorida dari PT Unichem Candi Indonesia. Proses pembuatan amonium klorida diawali dengan tahap penyiapan bahan baku, dilanjutkan reaksi metatesis antara larutan amonium sulfat dan natrium klorida di dalam reaktor pada suhu 100°C dan tekanan 1 atm, menghasilkan larutan amonium klorida beserta produk samping natrium sulfat. Kristal natrium sulfat yang terbentuk lebih dahulu dipisahkan dan dikeringkan menggunakan rotary dryer sebagai produk samping. Sementara itu, larutan amonium klorida yang tersisa dipekatkan di evaporator hingga jenuh, kemudian dikristalkan pada kristalizer. Kristal yang terbentuk dipisahkan dari mother liquor-nya melalui centrifuge, di mana mother liquor tersebut sebagian disirkulasikan kembali ke proses, sedangkan kristal amonium klorida dikeringkan lebih lanjut dalam rotary dryer hingga menjadi produk utama. Peralatan proses utama yang digunakan pada perancangan pabrik ini antara lain belt conveyor, bucket elevator, screw conveyor, mixer, reaktor, heat exchanger, evaporator, kristalizer, centrifuge, dan rotary dryer. Kebutuhan utilitas pabrik meliputi penyediaan steam, tenaga listrik, air, serta bahan bakar untuk menunjang operasional dan pengolahan limbah. Perusahaan yang direncanakan untuk mengelola pabrik amonium klorida ini berbentuk Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur organisasi garis dan staf (line and staff), serta sistem kerja karyawan yang terbagi menjadi karyawan shift dan non-shift. Hasil analisa ekonomi menunjukkan Total Capital Investment (TCI) sebesar US$ 54.661.020,24 dengan total biaya produksi sebesar US$ 8.145.382,76. Dari hasil analisa kelayakan, diperoleh nilai Return on Investment (ROI) sebelum pajak 34,84% dan sesudah pajak 29,61%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak 2,28 tahun dan sesudah pajak 2,59 tahun, Break Even Point (BEP) sebesar 45,58%, Shut Down Point (SDP) sebesar 26,83%, serta Internal Rate of Return (IRR) sebesar 17,88%. Seluruh indikator kelayakan tersebut berada dalam batas yang dipersyaratkan, sehingga pabrik amonium klorida ini dinilai layak untuk didirikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | amonium klorida, amonium sulfat, natrium klorida, natrium sulfat, reaksi metatesis |
| Subjects: | Engineering > Chemical Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Chemical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 03:29 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 03:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58119 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
