ALMATINO, EVREND NIBROOS and Santoso, Budi and Njatrijani, Rinitami (2026) IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 DALAM PENDAFTARAN MEREK PADA UMKM (STUDI PENDAFTARAN MEREK PARAMOUNT CLUB DI KABUPATEN KUDUS). _191 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
EVREND NIBROOS ALMATINO_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
EVREND NIBROOS ALMATINO_ABSTRAK.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
EVREND NIBROOS ALMATINO_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (305kB) |
|
|
Text
EVREND NIBROOS ALMATINO_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (373kB) |
|
|
Text
EVREND NIBROOS ALMATINO_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (325kB) |
|
|
Text
EVREND NIBROOS ALMATINO_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (153kB) |
|
|
Text
EVREND NIBROOS ALMATINO_DAFPUS.pdf Download (156kB) |
Abstract
Perkembangan ekonomi pada era globalisasi memicu persaingan usaha yang semakin ketat, sehingga merek memegang peranan krusial sebagai identitas, dan daya saing produk dalam perdagangan. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis pendorong ekonomi di Kabupaten Kudus. Namun, banyak pelaku UMKM, khususnya di bidang fashion, yang belum menyadari pentingnya perlindungan hak atas merek dan menganggap prosedur pendaftarannya rumit. Kondisi tersebut membuka celah bagi praktik peniruan dan pemalsuan merek yang merugikan pemilik usaha asli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap merek UMKM "Paramount Club" asal Kabupaten Kudus berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, serta untuk mengetahui tindakan hukum yang dapat diambil apabila terjadi sengketa merek di kemudian hari.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis-empiris (penelitian lapangan). Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif-analitis dengan menggunakan data primer yang diperoleh langsung melalui wawancara dengan pemilik UMKM "Paramount Club", serta didukung oleh data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data yang telah dikumpulkan kemudian diseleksi, disistematisasikan, dan dianalisis secara kualitatif untuk menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum preventif terhadap merek UMKM "Paramount Club" baru lahir secara optimal apabila merek tersebut telah resmi terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), mengingat Indonesia menganut sistem pendaftaran first-to-file. Tanpa adanya pendaftaran, pelaku UMKM rentan kehilangan hak eksklusif atas mereknya. Apabila terjadi sengketa merek di kemudian hari, pemilik merek terdaftar "Paramount Club" dapat melakukan upaya hukum represif, baik melalui jalur litigasi maupun jalur non-litigasi guna mempertahankan hak ekonomis dan reputasi usahanya. Pemerintah diharapkan terus meningkatkan sosialisasi prosedur pendaftaran merek bagi UMKM daerah demi terciptanya kepastian hukum bisnis yang sehat.
Kata Kunci: Pendaftaran Merek, Perlindungan Hukum, UMKM, Merek Paramount Club.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pendaftaran Merek, Perlindungan Hukum, UMKM, Merek Paramount Club. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 01:24 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 01:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58079 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
