Wahyudin, Wahyudin (2026) Sintesis Katalis Ni-Mo Tersulfidasi Berpengemban Silika dari Sekam Padi dengan Variasi Rasio Mol Ni:Mo untuk Hidrorengkah Minyak Kelapa Menjadi Bioavtur. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Wahyudin.zip Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (51kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (47kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (218kB) |
Abstract
Peningkatan emisi karbon pada sektor penerbangan mendorong urgensi
pengembangan bioavtur dari minyak kelapa melalui reaksi hidrorengkah. Penelitian ini
bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi katalis bimetal Ni-Mo tersulfidasi
dengan pengemban silika mesopori berbasis sekam padi, dan mengevaluasi pengaruh
rasio mol Ni:Mo terhadap aktivitas katalitiknya. Silika diekstrak dari sekam padi
menggunakan NaOH yang selanjutnya disintesis menjadi silika mesopori
menggunakan agen pengarah struktur kopolimer P123. Preparasi katalis dilakukan
melalui metode co-impregnation dengan gabungan berat kedua logam adalah 5% dan
variasi rasio mol Ni:Mo sebesar 1:1 (KW11), 2:1 (KW21), dan 3:1 (KW31), yang
dilanjutkan dengan proses sulfidasi menggunakan tiourea. Karakterisasi katalis
dilakukan melalui analisis FTIR, XRF, XRD, dan GSA. Uji aktivitas hidrorengkah
minyak kelapa dilakukan menggunakan rasio massa katalis terhadap minyak sebesar
1:50, dan produk cair yang dihasilkan dianalisis menggunakan GC-MS. Hasil
karakterisasi XRD mengonfirmasi keberadaan fase amorf SiO2, MoS2, dan NiS,
sementara spektra FTIR menunjukkan vibrasi gugus silanol, siloksan, dan keberadaan
situs asam. Analisis fisikokimia menunjukkan bahwa peningkatan rasio Ni
menurunkan luas permukaan dan meningkatkan keasaman katalis, KW11
menunjukkan luas permukaan dan keasaman tertinggi, berturut-turut sebesar 547,40
m²/g dan 8,96 mmol/g. Hasil uji katalitik membuktikan bahwa peningkatan rasio mol
Ni:Mo berbanding lurus dengan selektivitas fraksi avtur (C8-C16) dan rendemen produk
cair, di mana katalis KW31 memberikan nilai tertinggi masing-masing sebesar 97,06%
dan 44,01%. Katalis KW11 memiliki kemampuan deoksigenasi yang paling optimal,
ditandai dengan persentase produk oksigenat paling rendah, sebesar 50,05%.
Kata Kunci: Bioavtur, hidrorengkah, katalis Ni-Mo, silika mesopori, sulfidasi.
(NO KETERSEDIAAN : 2565/C/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 04:28 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 04:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58046 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
