Awliya, Nur Ilma (2026) Pra Rancang Pabrik Styrene Monomer Menggunakan Metode Dehidrogenasi Katalitik LUMMUS/UOP Classic dengan Kapasitas 130.000 Ton per Tahun. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (744kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (483kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (922kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (180kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (437kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (373kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text
BAB VII.pdf - Published Version Download (399kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (122kB) |
Abstract
Styrene monomer merupakan senyawa aromatik tak jenuh (C₈H₈) yang berperan sebagai bahan baku utama berbagai industri hilir, seperti polystyrene, karet sintetis (SBR, ABS, SBL), dan unsaturated polyester resin (UPR). Kebutuhan styrene monomer di Indonesia terus meningkat, namun pasokan domestik hingga saat ini hanya berasal dari satu produsen, yaitu PT Styrindo Mono Indonesia (PT Chandra Asri Pacific Tbk) dengan kapasitas statis 340.000 ton per tahun. Berdasarkan proyeksi tahun 2030, peluang kapasitas pasar diperkirakan mencapai 504.184,55 ton per tahun, sehingga pendirian pabrik baru dengan kapasitas 130.000 ton per tahun dinilai strategis untuk mengurangi ketergantungan impor, mendukung industri hilir, dan meningkatkan devisa negara.
Proses produksi yang dipilih adalah dehidrogenasi katalitik ethylbenzene menggunakan teknologi Lummus/UOP Classic SM™. Reaksi berlangsung pada fase gas di dalam reaktor fixed bed adiabatik pada suhu 550°C dan tekanan 1,5 atmmenggunakan katalis Shell 105 (Fe₂O₃/Cr₂O₃/K₂CO₃), dengan konversi ethylbenzene sebesar 69% dan selektivitas terhadap styrene sekitar 95%. Produk reaktor dimurnikan melalui kondensasi parsial, drum separator, dekanter, dan dua kolom distilasi untuk menghasilkan styrene dengan kemurnian 99,8%, sementara sisa ethylbenzene di-recycle kembali ke reaktor. Bahan baku ethylbenzene diperoleh melalui impor dari Zhejiang Petroleum & Chemical, China, dan katalis Shell 105 dari Ocean Chemicals, China.
Pabrik didirikan di Cilegon, Banten, berdasarkan analisis matriks yang mempertimbangkan infrastruktur transportasi (Pelabuhan Cigading, tol Jakarta–Merak), pasokan listrik andal dari PLTU Suralaya (3.400 MW) dan PLTGU Cilegon (740 MW), ketersediaan air dari Sungai Ciujung dan laut Jawa, serta kedekatan dengan kluster industri hilir polystyrene dan karet sintetis di kawasan Banten–Jabodetabek. Cilegon memperoleh skor tertinggi (39) dibandingkan alternatif Tuban (36) dan Gresik (38). Berdasarkan analisis ekonomi, Fixed Capital Investment (FCI) pabrik ini sebesar US$ 57.141.596,65 dengan keuntungan sebelum dan setelah pajak masing-masing sebesar US$ 22.956.110 dan US$ 17.905.766 per tahun. Return on Investment (ROI) sebelum pajak mencapai 40,17%, Pay Out Time (POT) setelah pajak selama 2,86 tahun, Break Even Point (BEP) pada 33,7% kapasitas produksi, dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 15,2%.
Berdasarkan seluruh indikator tersebut, pabrik styrene monomer berkapasitas 130.000 ton per tahun ini dinyatakan layak untuk didirikan dan dioperasikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | styrene monomer, dehidrogenasi katalitik, ethylbenzene, katalis shel 105, fixed bed adiabatik, kelayakan ekonomi |
| Subjects: | Engineering > Chemical Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Chemical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 05:00 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 05:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58042 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
