RIFTIYANI, DANIA WAHYU (2026) APLIKASI DRONE/UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) DAN GEOREFERENCE PHOTO-TRANSECT SEBAGAI BASIS DATA SPASIAL EKOSISTEM LAMUN DI PANTAI PRAWEAN, KABUPATEN JEPARA (26dsa357). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Dania Wahyu Riftiyani 26dsa357.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Ekosistem lamun sebagai salah satu ekosistem penghasil karbon biru (blue
carbon) di wilayah pesisir saat ini mengalami banyak tekanan yang dapat
mengancam eksistensinya, termasuk kegiatan pariwisata yang terdapat di Pantai
Prawean, Kabupaten Jepara. Oleh karena itu, diperlukan adanya monitoring dan
pemantauan terhadap kondisi ekosistem lamun. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui (1) persebaran habitat bentik dan (2) persebaran spesies lamun secara
spasial yang berbasis pada data drone/Unmanned Aerial Vehicle (UAV), dan (3)
kondisi ekosistem lamun berdasarkan data ekologi di Pantai Prawean, Kabupaten
Jepara. Metode penelitian yang digunakan yakni metode deskriptif kuantitatif
berdasarkan keberadaan ekosistem lamun dengan pengambilan data secara
purposive sampling. Data lapangan persebaran habitat bentik dan spesies lamun
diambil dengan metode georeference photo-transect. Model random forest
diaplikasikan untuk mengklasifikasikan persebaran spasial setiap kelasnya. Data
ekologi yang diambil mencakup indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi,
dan biomassa lamun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa luasan persebaran
habitat bentik mencakup substrat dasar berpasir seluas 144.684 m2, ekosistem
lamun sebesar 20.962 m2, dan pecahan karang seluas 13.194 m2. Persebaran spesies
lamun terbesar oleh spesies Oseana serrulata seluas 9.250 m2, dengan luasan
terendah yakni spesies Halodule uninervis seluas 2.223 m2. Kondisi ekologi lamun
di Pantai Prawean menunjukkan perbedaan antar stasiun. Stasiun dengan beban
antropogenik tinggi memiliki kondisi ekologi yang kurang stabil ditandai dengan
rendahnya keanekaragaman dan keseragaman, serta tingginya dominansi.
Sebaliknya, stasiun dengan beban antropogenik rendah menunjukkan kondisi
ekologis yang relatif lebih baik dengan komunitas yang lebih beragam dan
dominansi yang rendah. Dominasi biomassa oleh spesies Thalassia hemprichii
mencerminkan peranan penting spesies tersebut dalam menopang fungsi
ekologisnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Georeference Photo-Transect, Habitat Bentik, Pantai Prawean, Spesies Lamun, Unmanned Aerial Vehicle (UAV). |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 03:30 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 03:30 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58023 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
