Search for collections on Undip Repository

Analisis Pengaruh Intensitas Cahaya Intensitas Cahaya Terhadap Senyawa Metabolit dan Aktivitas Antidiabetes dari Ekstrak Methanol Mikroalga Merah Spesies Porphyridium purpureum

Reinaldo, Ivan (2026) Analisis Pengaruh Intensitas Cahaya Intensitas Cahaya Terhadap Senyawa Metabolit dan Aktivitas Antidiabetes dari Ekstrak Methanol Mikroalga Merah Spesies Porphyridium purpureum. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Ivan Reinaldo.zip] Archive
Ivan Reinaldo.zip
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (416kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (194kB)
[thumbnail of 9. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
9. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 14. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (205kB)

Abstract

Kasus diabetes melitus tipe 2 (T2DM) di Indonesia terus meningkat
setiap tahun, sehingga kebutuhan obat untuk menangani T2DM selalu
bertambah. Porphyridium purpureum mampu menjadi solusi karena
kemampuannya menghambat aktivitas enzim α-amylase dan α-glucosidase
yang berperan dalam pemecahan pati pada sistem pencernaan. Kandungan
senyawa metabolit, seperti polisakarida, protein, lipid, pigmen, dan senyawa
bioaktif dari P. purpureum dapat dipengaruhi oleh intensitas cahaya.
Penelitian ini akan menganalisis pengaruh intensitas cahaya normal (1600 lux)
dan tinggi (3200 lux) terhadap senyawa metabolit dan aktivitas antidiabetes
dari P. purpureum. Produksi biomassa dan EPS P. purpureum meningkat
signifikan (p ≤ 0,05) pada intensitas tinggi, sedangkan pada intensitas yang
sama menunjukkan penurunan signifikan (p ≤ 0,05) pada kadar pigmen,
terutama pada fikoeritrin. Pada intensitas normal, kandungan karbohidrat
meningkat signifikan (p ≤ 0,05), sedangkan protein dan lipid tidak
menunjukkan perbedaan pada kedua intensitas cahaya. Kandungan senyawa
bioaktif, seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, fenol, steroid, dan
terpenoid dalam ekstrak metanol P. purpureum mengalami penurunan ketika
dikultivasi pada intensitas cahaya tinggi. Analisis LC-HRMS menunjukkan
lebih banyak pigmen, fenol, dan terpenoid pada kultur intensitas cahaya
normal, sedangkan kultur intensitas cahaya tinggi menghasilkan lebih banyak
lipid. Aktivitas antidiabetes ekstrak metanol P. purpureum dianalisis dengan
penghambatan enzim α-amylase (λ= 660 nm) dan α-glucosidase (λ= 405 nm)
secara in vitro menggunakan Varioskan lux. Hasil terbaik didapatkan dari
ekstrak metanol P. purpureum dari kultur intensitas cahaya normal dengan
rasio penghambatan sebesar 9,63 ± 1,04% terhadap α-amylase dan 27,95 ±
0,92% terhadap α-glucosidase.
Kata Kunci: Diabetes melitus tipe 2, intensitas cahaya, metabolit, Porphyridium purpureum,
α-amylase, α-glucosidase

(NO KETERSEDIAAN : 325/B.TEK/2026)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 29 Jul 2026 03:28
Last Modified: 29 Jul 2026 03:28
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58020

Actions (login required)

View Item View Item