Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP VARIABILITAS SEA SURFACE HEIGHT ANOMALY (SSHA) PADA KONDISI UPWELLING DAN DOWNWELLING DI PERAIRAN SELATAN PULAU JAWA (26dos356)

JUVIANI, DIAN (2026) PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP VARIABILITAS SEA SURFACE HEIGHT ANOMALY (SSHA) PADA KONDISI UPWELLING DAN DOWNWELLING DI PERAIRAN SELATAN PULAU JAWA (26dos356). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Dian Juviani 26dos356.pdf] Text
Dian Juviani 26dos356.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Variabilitas Sea Surface Height Anomaly (SSHA) di Perairan Selatan
Pulau Jawa dikontrol oleh dinamika oseanografi, sistem angin monsun, dan anomali
iklim global. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan variabilitas SSHA pada
kondisi tahunan, downwelling (DJF), dan upwelling (JAS) serta menganalisis
pengaruh tren kenaikan muka laut akibat perubahan iklim selama periode 1993
2023. Data yang digunakan meliputi SSHA altimetri satelit Copernicus, angin
permukaan, Oceanic Niño Index (ONI), dan Dipole Mode Index (DMI). Metode
yang digunakan mencakup regresi linear Ordinary Least Squares (OLS),
perhitungan transport Ekman, Ekman pumping, dan korelasi spasial Pearson. Hasil
penelitian menunjukkan laju kenaikan SSHA tahunan sebesar 4,05 mm/tahun,
sebagai indikasi nyata dampak perubahan iklim dan kenaikan volume air laut global.
Pada musim downwelling (DJF), akumulasi massa air di pesisir akibat angin baratan
memicu tren kenaikan SSHA mencapai 5,03 mm/tahun. Sebaliknya, pada musim
upwelling (JAS), tren kenaikan SSHA tercatat sebesar 3,90 mm/tahun. Laju
kenaikan yang lebih rendah ini mengindikasikan adanya pengaruh upwelling lokal
akibat penguatan angin timuran dan transport Ekman menuju lepas pantai yang
menahan laju peninggian muka air laut. Analisis korelasi spasial mengonfirmasi
bahwa anomali El Niño dan Indian Ocean Dipole (IOD) Positif secara signifikan
menurunkan nilai SSHA karena memperkuat intensitas upwelling, sedangkan La
Niña dan IOD Negatif memicu peninggian muka laut relatif. Kesimpulannya,
perubahan iklim global mendominasi kenaikan muka air laut jangka panjang,
sementara dinamika angin monsun dan variabilitas ENSO-IOD mengontrol
fluktuasi mekanis dan hidrodinamika perairan secara spasial maupun temporal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Anomali Tinggi Permukaan Laut, Upwelling–Downwelling, Transport Ekman, Variabilitas ENSO–IOD, Perubahan Iklim
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 29 Jul 2026 03:17
Last Modified: 29 Jul 2026 03:17
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58017

Actions (login required)

View Item View Item