Badzlin, Zahrah Syahmina (2026) Eksplorasi dan Identifikasi Molekuler Khamir Inulinolitik dari Umbi Kentang (Solanum tuberosum L.) dengan Pengaruh Suhu dan pH. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Zahrah Syahmina Badzlin.zip Restricted to Repository staff only Download (20MB) | Request a copy |
|
|
Text
1.COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2.HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
4.ABSTRAK.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
5.ABSTRACT.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
6.DAFTAR ISI I.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
11.BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
16.DAFTAR PUSTAKA I.pdf Download (232kB) |
Abstract
Umbi kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan substrat alami kaya pati dan gula
sederhana yang berpotensi menjadi habitat khamir penghasil enzim inulinase. Inulinase
(EC 3.2.1.7) adalah enzim hidrolase yang mengkatalisis pemutusan ikatan
β-2,1-fruktosidik pada inulin sehingga menghasilkan fruktosa dan frukto-oligosakarida
yang bernilai tinggi dalam bioteknologi pangan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi
dan mengidentifikasi khamir indigenous dari umbi kentang sebagai penghasil inulinase
serta menentukan kondisi optimum aktivitas enzim berdasarkan variasi suhu dan pH.
Metode penelitian meliputi isolasi khamir pada media Potato Dextrose Agar (PDA),
skrining pada Inulinase Selective Medium (ISM), uji aktivitas enzim, dan identifikasi
molekuler. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) faktorial, factor pertama, yaitu pH (4,5,6) dan factor kedua, yaitu suhu (35℃ dan
40℃) dengan tiga ulangan, selanjutnya diujikan ANOVA taraf 5% (α = 0,05), dan uji lanjut
Duncan. Hasil penelitian menunjukkan 11 isolat khamir pada PDA, 5 isolat tumbuh pada
ISM, dan isolat I-11 memiliki aktivitas tertinggi. Pengujian terhadap variasi pH (4, 5, 6)
dan suhu (35℃, 45℃) menunjukkan kondisi optimum pada pH 5 dan suhu 35℃ dengan
aktivitas sebesar 1,76 U/mL. Hasil identifikasi molekuler mengonfirmasi isolat I-11
sebagai Candida parapsilosis. Analisis ANOVA menunjukkan variasi pH berpengaruh
signifikan terhadap aktivitas enzim, uji lanjut Duncan menegaskan bahwa pH 4 dan pH 5
tidak berbeda nyata, sementara pH 6 menghasilkan aktivitas lebih rendah secara signifikan.
Kata kunci: Candida parapsilosis, Enzim Inulinase, pH, Suhu, Umbi Kentang
(NO KETERSEDIAAN : 323/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 03:17 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 03:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/58016 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
