Rizki MZ., Nidia (2026) Potensi Ko-Kultur Mikroalga (Chlorella sorokiniana)-Bakteri Asam Laktat (Lactiplantibacillus plantarum) untuk Peningkatan Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA) dan Senyawa Bioaktif sebagai Bahan Pangan Fungsional. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Nidia Rizki MZ.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf.pdf Download (197kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
6. ABTRACT.pdf.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf.pdf Download (219kB) |
Abstract
Perubahan gaya hidup dan makanan yang tidak sehat meningkatkan risiko
penyakit degeneratif, sehingga mendorong pengembangan pangan fungsional yang
kaya senyawa bioaktif. Mikroalga Chlorella sorokiniana berpotensi sebagai sumber
protein, pigmen, polisakarida, dan PUFA yang bermanfaat bagi kesehatan
metabolik. Sementara itu, Bakteri Asam Laktat (BAL) dikenal sebagai probiotik
penghasil asam organik, peptida antimikroba, dan vitamin. BAL yang berasal dari
ekosistem mangrove memiliki kemampuan adaptasi tinggi sehingga berpotensi
menghasilkan metabolit sekunder, seperti bakteriosin, eksopolisakarida, serta
senyawa antimikroba lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
ko-kultur antara C. sorokiniana dengan BAL terhadap peningkatan kandungan
PUFA dan senyawa bioaktif lainnya. Penelitian menggunakan desain percobaan
dengan dua perlakuan, yaitu monokultur C. sorokiniana sebagai kontrol dan kokultur C. sorokiniana dengan L. plantarum rasio kepadatan sel awal 100:1 sebagai
perlakuan, masing-masing dengan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi
pertumbuhan kultur, biomassa, kepadatan sel, dan jumlah koloni BAL
menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Profil asam lemak dianalisis
menggunakan GC-MS setelah proses direct transesterification dan konversi
menjadi Fatty Acid Methyl Acid (FAME). Senyawa bioaktif lainnya diekstraksi
dengan metode cold maceration menggunakan etanol dan dianalisis menggunakan
GC-MS secara untargeted. Data profil asam lemak dianalisis menggunakan uji
independent t-test, sedangkan data senyawa bioaktif dianalisis menggunakan
Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kokultur C. sorokiniana dengan L. plantarum meningkatkan kepadatan sel dari 4,6 x
106 sel/mL menjadi 5,5 x 106 sel/mL dan biomassa dari 0,32 g/L menjadi 0,45 g/L.
Ko-kultur juga meningkatkan persentase area DHA dari 59,13% menjadi 70,43%
secara signifikan (p<0,05) dibandingkan monokultur. Analisis GC-MS
menunjukkan profil senyawa bioaktif monokultur dan ko-kultur relatif serupa,
namun terdapat perubahan proporsi beberapa senyawa akibat interaksi ko-kultur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ko-kultur berpotensi meningkatkan
kualitas biomassa dan kandungan senyawa bioaktif mikroalga untuk
pengembangan pangan fungsional.
(NO KETERSEDIAAN : 322/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 09:13 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 09:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57975 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
