Alwi, Muchammad Basyori (2026) Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Selulolitik Termotoleran dari Sedimen Sumber Air Panas Kaliulo Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Muchammad Basyori Alwi.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. cover.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
2. halaman pengesahan.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
4. abstrak.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
5. abstract.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
6. daftar isi.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
10. pendahuluan.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
15. daftar pustaka.pdf Download (210kB) |
Abstract
Lingkungan sumber air panas merupakan salah satu ekosistem ekstrem yang berpotensi
menjadi habitat mikroorganisme termotoleran penghasil enzim yang stabil pada suhu tinggi. Enzim
selulase yang dihasilkan oleh mikroorganisme tersebut memiliki peranan penting dalam proses
degradasi biomassa lignoselulosa serta berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi
bioteknologi. Sumber Air Panas Kaliulo di Kabupaten Semarang merupakan kawasan geotermal
dengan suhu air sekitar 42 °C yang berpotensi menjadi sumber bakteri selulolitik termotoleran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri selulolitik termotoleran
dari sedimen Sumber Air Panas Kaliulo. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan metode
pengenceran bertingkat yang kemudian ditumbuhkan pada media Nutrient Agar (NA). Seleksi
bakteri selulolitik dilakukan pada media NA yang ditambahkan Carboxymethyl Cellulose (CMC).
Aktivitas selulolitik dideteksi menggunakan metode pewarnaan Congo Red, sedangkan karakterisasi
lebih lanjut dilakukan melalui pewarnaan Gram serta pengujian aktivitas enzim selulase
menggunakan metode 3,5-dinitrosalisilat (DNS) pada variasi suhu (40, 45, 50, dan 55 °C) serta pH
(5, 6, 7, dan 8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh dua belas isolat bakteri yang mampu
membentuk zona bening pada media CMC yang mengindikasikan aktivitas selulolitik. Isolat K1 dan
K2 menunjukkan nilai indeks hidrolisis tertinggi masing-masing sebesar 7,70 dan 7,59 yang
menunjukkan kemampuan degradasi selulosa yang tinggi. Pengujian aktivitas enzim selulase
menunjukkan aktivitas tertinggi sebesar 4,800 U/mL pada suhu 50 °C dan pH 7. Hasil pewarnaan
Gram menunjukkan bahwa isolat bakteri selulolitik yang diperoleh tergolong bakteri Gram positif
berbentuk batang (bacilli). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sedimen Sumber
Air Panas Kaliulo merupakan sumber potensial bakteri selulolitik termotoleran yang berpotensi
dikembangkan sebagai penghasil enzim selulase untuk berbagai aplikasi bioteknologi, seperti
produksi bioenergi, proses industri, dan pengolahan limbah lignoselulosa.
Kata kunci: bakteri selulolitik, termotoleran, selulase, sumber air panas, Kaliulo
(NO KETERSEDIAAN : 317/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 07:17 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 07:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57928 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
