Fianti, Maulida Aziza (2026) Idenfitikasi Molekuler dan Uji Antagonisme Trichoderma sp. terhadap Pythium sp. pada Tanaman Terong (Solanum melongena L.) secara In Vitro. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Maulida Aziza Fianti.zip Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (149kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (213kB) |
Abstract
Penyakit rebah semai dan busuk buah pada tanaman terong (Solanum
melongena L.) yang diakibatkan oleh patogen tular tanah Pythium sp. memicu
kerugian hasil panen yang signifikan. Eksplorasi agens pengendali hayati
indigenos berbasis Trichoderma sp. diperlukan sebagai alternatif pengendalian
penyakit yang ekologis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkarakterisasi morfologi, mengidentifikasi isolat secara molekuler
menggunakan marka Internal Transcribed Spacer (ITS), serta mengevaluasi
efektivitas antagonisme Trichoderma sp. terhadap patogen Pythium sp. secara in
vitro. Tahapan identifikasi molekuler meliputi isolasi DNA, amplifikasi PCR,
sekuensing Sanger, analisis homologi BLAST pada NCBI, dan rekonstruksi
pohon filogenetik Neighbor-Joining. Uji antagonisme dilakukan menggunakan
metode dual culture. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan, yakni P0 (kontrol
patogen), P1 (inokulasi patogen 3 hari mendahului agens hayati), dan P2
(inokulasi patogen dan agens hayati secara bersamaan). Data dianalisis
menggunakan ANOVA satu arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan (p < 0,05).
Hasil karakterisasi secara morfologi menunjukkan isolat memiliki ciri khas genus
Trichoderma (hifa bersepta, fialid ampuliform) dan isolat Pythium sp. (hifa
aseptat) pada kultur cawan petri umur 7 hari. Hasil karakterisasi molekuler
mengonfirmasi bahwa isolat target merupakan spesies Trichoderma virens
(Percent Identity 99,83% dan nilai bootstrap 88%). Hasil uji antagonisme
menunjukkan adanya perbedaan efektivitas yang nyata secara statistik
antarperlakuan. Inokulasi secara bersamaan (P2) terbukti sebagai metode paling
efektif dengan persentase daya hambat sebesar 78,84% (kategori sangat tinggi),
berbeda nyata dengan inokulasi yang tertunda 3 hari (P1) yang mengalami
penurunan daya hambat menjadi 32,03% (kategori sedang).
Kata kunci: Agensia Hayati, Antibiosis, Dual Culture, Internal Transcribed Spacer.
(NO KETERSEDIAAN : 316/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 02:49 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 02:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57892 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
