Marsa, Zulfa Fadia (2026) Eksplorasi Dan Analisis Aktivitas Inhibitor Glukoamilase Jamur Endofit Tanaman Potensial Antidiabetes Dari KHDTK Wanadipa. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Zulfa Fadia Marsa.zip Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (103kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (125kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (366kB) |
Abstract
Glukoamilase merupakan enzim pencernaan dengan mekanisme kerja
memecah karbohdirat kompleks menjadi glukosa yang berkontribusi memacu
lonjakan glukosa darah dalam penyakit diabetes. Penelitian ini bertujuan
untuk mendapatkan jamur endofit penghasil inhibitor glukoamilase dari
tanaman obat potensial secara in vitro, mengetahui aktivitas inhibitor
glukoamilase tertinggi dari isolat yang diperoleh, serta mengetahui morfologi
isolat terpilih. Isolasi jamur endofit dari daun tanaman jambu biji, sirsak,
pepaya, dan mangga yang diperoleh dari KHDTK Wanadipa menggunakan
metode sterilisasi permukaan daun tanaman dan penanaman pada medium
PDA. Skrining kualitatif menggunakan metode KLT-iodine plate assay,
dilanjutkan fermentasi cair dalam medium PDB, ekstraksi cair-cair dengan
etil asetat, pengujian kuantitatif dengan metode DNS, dan analisis senyawa
menggunakan GC-MS. Hasil isolasi jamur endofit diperoleh total 9 isolat dari
keempat sampel tanaman dengan isolat PB1 sebagai kandidat terbaik dari
hasil skrining kualitatif KLT-iodine yang menunjukkan morfologi koloni
fluffy putih keabuan dengan hifa septat berdiameter seragam dan penyempitan
pada titik percabangan tanpa struktur reproduktif, sehingga diduga termasuk
genus Rhizoctonia. Rendemen ekstrak jamur endofit didapatkan sebesar
4,29% berwarna kuning kecokelatan. Persentase inhibisi tertinggi sebesar
48,74% dari konsentrasi 100%, sementara akarbosa sebagai kontrol positif
mencapai 96,22%. Analisis GC-MS menunjukkan dominasi asam lemak
rantai C9-C18 yang diduga bekerja melalui mekanisme inhibisi
nonkompetitif dengan senyawa tertinggi yaitu pentadecanoic acid.
Kata kunci: antidiabetes, inhibitor glukoamilase, jamur endofit
(NO KETERSEDIAAN : 307/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 04:57 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 04:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
