MAULANA RIFLI, DAFFA (2026) REDESAIN KAWASAN TAMAN BUDAYA RADEN SALEH DENGAN PENDEKATAN PLACEMAKING. Masters thesis, UNDIP.
|
Text
Daffa Maulana Rifli - Cover.pdf - Submitted Version Download (141kB) |
|
|
Text
Daffa Maulana Rifli - Lembar Pengesahan.pdf - Submitted Version Download (271kB) |
|
|
Text
Daffa Maulana Rifli - Abstrak.pdf - Submitted Version Download (172kB) |
|
|
Text
Daffa Maulana Rifli - Bab 1.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Daffa Maulana Rifli - Bab 3.pdf - Submitted Version Download (373kB) |
|
|
Text
Daffa Maulana Rifli - Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (274kB) |
Abstract
Ruang Publik merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan kualitas di perkotaan. Ruang publik seperti Taman Budaya Raden Saleh menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan kota Semarang agar tentunya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pengembangan
Taman Budaya Raden Saleh tersendiri juga dapat menjadikan ruang publik tersebut menjadi tempat yang kental akan kebudayaan Semarang, hal ini lantaran banyaknya kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan di kawasan tersebut.
Selain itu pada kawasan tersebut, masyarakat juga sering melakukan berbagai aktivitas lain baik yang berkaitan dengan kebudayaan maupun yang lainnya. Namun di sisi lain tidak semua masyarakat mengetahui Taman Budaya Raden Saleh. Hal ini lantaran minimnya pengembangan kawasan tersebut oleh
pemerintah kota, sehingga menjadikan kawasan tersebut kawasan yang mati atau kurang berkembang. Masalah tersebut menjadi dasar dari penelitian, seperti Bagaimana Mengembangkan dan menghidupkan kembali Taman Budaya Raden Saleh ? Dan konsep perancangan seperti apa yang digunakan untuk mengatasi permasalahan kawasan tersebut ?. Solusi konsep yang digunakan adalah konsep placemaking, penggunaan konsep ini menjadi salah satu solusi yang digunakan
dalam hal ini lantaran konsep tersebut menciptakan dan mengembangkan suatu
tempat berdasarkan penggunanya. Metode penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan melakukan observasi lapangan, wawancara, dan kajian pustaka
setelah itu dilakukan analisis data dan ditemukan indikator persyaratan dalam
merancang suatu ruang publik dengan pendekatan placemaking. Hasil penelitian
didapat yaitu kriteria perancangan yang dapat digunakan dalam melakukan
perancangan desain terhadap kawasa tersebut.
Kata Kunci : Ruang Publik, Taman Budaya, Placemaking
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Master Program in Architecture |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 04:52 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 04:52 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57792 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
