Search for collections on Undip Repository

ANTISIPASI BANJIR ROB DAN UPAYA MITIGASI MASYARAKAT DI LAHAN REKLAMASI PULAU D “PANTAI MAJU” JAKARTA UTARA TAHUN 2024 (26dos324)

SURYANINGTYAS, NUR FATIMAH (2026) ANTISIPASI BANJIR ROB DAN UPAYA MITIGASI MASYARAKAT DI LAHAN REKLAMASI PULAU D “PANTAI MAJU” JAKARTA UTARA TAHUN 2024 (26dos324). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Nur Fatimah S 26dos324.pdf] Text
Nur Fatimah S 26dos324.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki wilayah laut
yang luas dan strategis sehingga mendorong perkembangan kawasan pesisir.
Peningkatan kebutuhan lahan dan air tanah akibat urbanisasi memicu terjadinya
land subsidence di beberapa kota besar, termasuk Jakarta Utara. Penurunan muka
tanah, ketinggian lahan, dan pasang surut yang tidak terkendali dapat menyebabkan
banjir rob, terutama pada wilayah pesisir yang Sebagian berada di bawah
permukaan laut. Kondisi tersebut menjadi perhatian pada kawasan reklamasi pesisir
utara Jakarta yang berkembang menjadi kawasan komersial dan permukiman
modern, salah satunya pulau D “Pantai Maju”. Penelitian ini menggunakan data
primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan untuk
mengetahui kondisi fisik lahan reklamasi dan wawancara lapangan untuk
mendapatkan informasi mengenai keadaan dan bentuk perlindungan Pulau D
(Pantai Maju). Data sekunder berupa data administrasi Jakarta Utara, data elevasi
lahan, data penurunan muka tanah dan data pasang surut yang diolah menjadi peta
serta grafik analisis. Hasil penelitian menunjukkan Pulau D “Pantai Maju” berada
pada zona hijau dengan laju penurunan muka tanah sekitar 4-18 mm/tahun sehingga
belum menunjukkan indikasi penurunan signifikan. Peta elevasi menunjukkan
wilayah ini berada di elevasi >1,5 m berkesinambungan dengan informasi
dokumentasi yang tergolong tidak rentan. Analisis pasang surut menunjukkan nilai
MSL dan HHWL konsisten meningkat selama 2014-2024, nilai MSL meningkat
dari 40-51 cm di 2014 menjadi 51-62 cm di 2024 sedangkan HHWL meningkat
dari 67-110 cm menjadi 96-125,4 cm. Hasil observasi dan wawancara
menunjukkan Pulau D belum mengalami banjir rob karena didukung tanggul dan
sistem drainase semi otomatis yang mempu mempercepat surut genangan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Reklamasi, Pulau D, land subsidence, elevasi, pasang surut
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 27 Jul 2026 02:26
Last Modified: 27 Jul 2026 02:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57741

Actions (login required)

View Item View Item