PANJAITAN, RAPHAEL YOSAFAT (2026) ANALISIS PARAMETER OSEANOGRAFI TERHADAP FENOMENA SIKLON TROPIS DAHLIA DAN SAVANNAH DI PERAIRAN SELATAN JAWA (26dos314). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Raphael Yosafat Panjaitan 26dos314.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Siklon Tropis Dahlia (27 November–4 Desember 2017) dan Siklon Tropis
Savannah (8–18 Maret 2019) merupakan dua sistem siklonik yang terbentuk di
Samudra Hindia selatan Indonesia dan memberikan dampak nyata terhadap kondisi
oseanografi Perairan Selatan Jawa. Penelitian ini mengkaji distribusi suhu
permukaan laut (SPL), pola angin, dinamika arus permukaan, dan tinggi gelombang
signifikan pada setiap fase siklus hidup kedua siklon menggunakan data reanalisis
dari Copernicus Marine Service, meliputi data angin (Global Ocean Hourly Sea
Surface Wind, 0,125°×0,125°), gelombang (WAVERYS, 0,2°×0,2°), SPL (OSTIA,
0,05°×0,05°), dan arus laut (CMEMS Global Ocean Physics, 1/12°×1/12°) dengan
resolusi temporal 3-hourly, yang diolah melalui Python dan Microsoft Excel. SPL
hangat berkisar 27–31°C terbukti menjadi sumber energi utama yang mendorong
konveksi dan memperkuat sirkulasi siklonik pada fase pembentukan hingga
intensifikasi, sementara penurunannya ke kisaran 24–28°C seiring pergerakan
sistem ke wilayah yang lebih dingin—diperkuat oleh efek upwelling akibat arus
kuat—menjadi pemicu pelemahan bertahap kedua siklon. Angin siklonik
membentuk gradien tekanan horizontal yang kuat dengan kecepatan puncak
mencapai 18,8 m/s pada Dahlia dan 12–18 m/s pada Savannah, menggerakkan arus
permukaan hingga 1,0–1,8 m/s dan 0,4–1,2 m/s masing-masing, disertai
pembentukan eddy dan intensifikasi pencampuran vertikal yang semakin menekan
SPL di jalur lintasan. Tinggi gelombang signifikan merespons paling dramatis
dengan puncak 5–6 meter pada Dahlia dan 4–5 meter pada Savannah saat
intensifikasi maksimum, kemudian merambat sebagai swell menuju pesisir selatan
Jawa sebelum berangsur mereda. Keempat parameter terbukti merespons secara
sinkron dan saling memperkuat sepanjang siklus hidup kedua siklon,
mencerminkan interaksi atmosfer–laut yang fundamental dan menegaskan perlunya
sistem pemantauan terpadu sebagai landasan peringatan dini yang akurat bagi
keselamatan pelayaran dan perlindungan komunitas pesisir di wilayah selatan Jawa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Siklon Tropis, Suhu Permukaan Laut, Arus, Angin, Tinggi Gelombang |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 01:53 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 01:53 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
