Search for collections on Undip Repository

ANALISIS ASPEK PERTUMBUHAN SUMBER DAYA IKAN TEMBANG (Sardinella gibbosa) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) TAWANG, KABUPATEN KENDAL (26dpt311)

DEWI, MUTIARA WAHYU (2026) ANALISIS ASPEK PERTUMBUHAN SUMBER DAYA IKAN TEMBANG (Sardinella gibbosa) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) TAWANG, KABUPATEN KENDAL (26dpt311). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Mutiara Wahyu Dewi 26dpt311.pdf] Text
Mutiara Wahyu Dewi 26dpt311.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Ikan tembang (Sardinella gibbosa) merupakan salah satu jenis ikan pelagis
kecil yang memiliki nilai ekonomis penting di Kabupaten Kendal. Tingginya
intensitas penangkapan dapat memengaruhi kondisi populasi ikan tembang di
perairan, sehingga diperlukan kajian mengenai aspek pertumbuhannya sebagai
dasar pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis aspek pertumbuhan ikan tembang yang meliputi
hubungan panjang-berat, parameter pertumbuhan, ukuran pertama kali tertangkap
(Lc50%), mortalitas, laju eksploitasi, dan pola rekrutmen di Perairan Kabupaten
Kendal. Penelitian dilaksanakan pada Bulan April hingga September 2025. Jumlah
sampel ikan tembang yang diukur sebanyak 530 ekor. Analisis data dilakukan
menggunakan Microsoft Excel dan perangkat lunak FiSAT II dengan metode
ELEFAN I. Ukuran pada ikan tembang memiliki panjang yang berkisar antara 9,8 – 15 cm dan berat yang berkisar antara 7-42 gram. Hubungan panjang berat pada
ikan tembang menunjukkan pola isometrik dengan persamaan W = 0,0077L3,0322.
Nilai ukuran pertama kali tertangkap ikan tembang adalah lebih kecil dari ½ L∞
yaitu 12,12 < 13,5, yang artinya ikan tembang belum layak tangkap. Persamaan
pertumbuhan Von Bertalanffy ikan tembang adalah Lt = 27,00 (1-e-0,50 (t+0,335)). Pola
rekrutmen ikan tembang terjadi di sepanjang tahun dengan puncaknya pada Bulan
Juni sebesar 17,68%. Mortalitas pada ikan tembang yaitu mortalitas alami (M)
sebesar 1,17 per tahun, lebih kecil dibandingkan dengan mortalitas penangkapan
(F) sebesar 2,27 per tahun, artinya sebagian besar kematian ikan disebabkan oleh
kegiatan penangkapan, bukan oleh faktor alami. Nilai laju eksploitasi (E) ikan
tembang yaitu 0,66 mengindikasi bahwa tingkat pemanfaatan sumber daya ikan
tembang telah melampaui batas optimum (E > 0,5), sehingga termasuk dalam
kategori overexploited.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: eksploitasi; FiSAT II; ikan tembang; mortalitas; pertumbuhan; Sardinella gibbosa
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 24 Jul 2026 08:38
Last Modified: 24 Jul 2026 08:38
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57697

Actions (login required)

View Item View Item