AIDYORA, SARAH (2026) VARIABILITAS SALINITAS PERMUKAAN DI UTARA DAN SELATAN PERAIRAN PULAU JAWA (26dos310). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Sarah Aidyora 26dos310.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Perairan utara dan selatan Pulau Jawa memiliki karakteristik oseanografi
yang berbeda akibat perbedaan geometri, kedalaman, dan keterhubungannya
terhadap massa air laut terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
variabilitas salinitas permukaan laut di perairan utara dan selatan Pulau Jawa selama
periode 2016–2025, serta mengetahui korelasi parameter perairan berupa suhu
permukaan laut (SPL), curah hujan, dan evaporasi terhadap dinamika salinitas di
kedua wilayah tersebut. Data salinitas diperoleh dari satelit SMAP Level 4 dengan
resolusi spasial 0,125° × 0,125°, data SPL dari produk OSTIA resolusi 0,05° ×
0,05°, serta data curah hujan dan evaporasi dari reanalisis ERA5 resolusi 0,25° ×
0,25°, keseluruhannya mencakup rentang waktu Januari 2016 hingga Desember
2025. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak IDL melalui
tahapan kompilasi klimatologi bulanan, dan kekuatan hubungan antarvariabel
dikaji menggunakan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa salinitas di wilayah kajian berkisar antara 31,0 hingga 35,0 PSU dengan pola
musiman yang jelas. Perairan utara menampilkan amplitudo variabilitas yang lebih
besar, dengan salinitas rendah (31,0–32,0 PSU) pada musim barat akibat dominasi
presipitasi dan masukan air tawar daratan, serta salinitas tinggi (34,0–35,0 PSU)
pada musim timur seiring menurunnya masukan air tawar dan meningkatnya
evaporasi. Perairan selatan menunjukkan salinitas yang lebih stabil dan lebih tinggi
sepanjang tahun, dengan penurunan pada musim timur yang dikontrol oleh proses
upwelling. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa di perairan utara, curah
hujan merupakan pengendali dominan salinitas (r = −0,3722), sementara di perairan
selatan, SPL menunjukkan korelasi terkuat (r = −0,5295) sebagai cerminan
dominasi proses upwelling. Secara keseluruhan, perairan utara bersifat responsif
terhadap variabilitas atmosfer lokal, sedangkan perairan selatan lebih dikendalikan
oleh dinamika massa air Samudra Hindia dan fenomena iklim antartahunan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | salinitas, IDL, klimatologi, hidro-oseanografi, Pulau Jawa |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 08:33 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 08:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57692 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
