Maulana, Achmad Zein (2026) ARAHAN PENGEMBANGAN PERMUKIMAN AKIBAT FENOMENA URBAN SPRAWL DI KAWASAN PENYANGGA KOTA SURABAYA (STUDI KASUS:KABUPATEN GRESIK DAN SIDOARJO). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (20MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (605kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (634kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (8MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (230kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (239kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Pertumbuhan Kota Surabaya sebagai pusat kegiatan nasional (PKN) kawasan metropolitan Gerbangkertosusila mendorong terjadinya urbanisasi dan perluasan lahan terbangun secara tidak terkendali ke wilayah penyangganya. Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo yang berbatasan langsung dengan Kota Surabaya menjadi wilayah yang paling terdampak fenomena perluasan perkotaan secara acak atau urban sprawl, dibuktikan dengan laju pertumbuhan penduduk serta peningkatan luas lahan terbangun yang tidak seimbang. Kondisi ini menimbulkan tekanan kebutuhan lahan permukiman yang tinggi namun tidak disertai perencanaan yang terstruktur, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang dan degradasi lingkungan.
Hasil Analisis menenjukan integrasi kesesuaian lahan dengan tipologi urban sprawl menghasilkan tiga kelas prioritas pengembangan permukiman. Prioritas I seluas ±415 Ha , Prioritas II seluas ±451 Ha, dan Prioritas III seluas ±3572 Ha atau sekitar 73% dari total lahan
potensial. Dominannya Prioritas III menunjukkan bahwa persoalan utama kawasan bukanlah kelangkaan lahan, melainkan distribusi tekanan pertumbuhan yang tidak merata, sehingga arahan pengembangan diutamakan pada lahan yang tidak seimbang antara tekanan urbanisasi dan ketersediaan lahan terbangunnya yang dapat dikembangkan , bukan pembukaan lahan baru secara masif.
Kata Kunci: arahan permukiman, urban sprawl, kesesuaian lahan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | arahan permukiman, urban sprawl, kesesuaian lahan |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 07:57 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 07:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57669 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
