Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PENAMBAHAN MANNAN OLIGOSAKARIDA PADA PAKAN BUATAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH BANDENG (Chanos chanos) (26da302)

ARIMATHEA, EZRA SONNY (2026) PENGARUH PENAMBAHAN MANNAN OLIGOSAKARIDA PADA PAKAN BUATAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN BENIH BANDENG (Chanos chanos) (26da302). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Ezra Sonny 26da302.pdf] Text
Ezra Sonny 26da302.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ikan bandeng merupakan salah satu komoditi yang digemari masyarakat
Indonesia. Dalam usaha budidaya ikan bandeng, masalah yang sering ditemui
adalah rendahnya pemanfaatan pakan yang dikonsumsi oleh benih bandeng yang
mengakibatkan rendahnya laju pertumbuhan benih ikan bandeng. Salah satru upaya
untuk menungkatkan laju pertumbuhan adalah dengan pemberian prebiotik mannan
oligosakarida (MOS).Prebiotik mannan oligosakarida MOS berperan sebagai
nutrisi mikroba usus sehingga proses pemanfaatan pakan dapat meingkat, dan
mendukung laju pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dosis
terbaik pelapisan (coating) prebiotik MOS pada pakan buatan terhadap laju
pertumbuhan benih ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian dilaksanakan
selama 28 hari di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP), Jepara.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental desain Rancangan Acak
Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 kali pengulangan. Penelitian ini
dilaksanakan dengan memberikan pakan buatan yang telah dilapisi (coating)
prebiotik mannan – oligosakarida dengan dosis yang telah ditentukan. Dosis
coating MOS yang diberikan pada masing-masing perlakuan yaitu A (0 g/kg
pakan), B (1 g/kg pakan), C (2 g/kg pakan), D (3 g/kg pakan). Parameter yang
diamati meliputi total konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP),
food conversion Ratio (FCR), Protein Efficiency Ratio (PER), specific growth rate
(SGR), Survival Rate (SR), dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pakan buatan yang ditambahkan prebiotik MOS dengan metode dilapisi
berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap EPP, FCR, PER, dan SGR. Namun tidak
berpengaruh nyata terhadap TKP dan SR. Berdasarkan hasil tersebut, perlakuan C
dengan dosis 2 g/kg pakan menghasilkan data terbaik antar perlakuan dengan hasil
EPP (70,00±4,15%), FCR (1,05±0,02), PER (1,71±0,16%), dan SGR
(1,20±0,08%/hari). Parameter kualitas media pemeliharaan berada pada kisaran
yang sesuai untuk budidaya ikan bandeng yaitu suhu (27,9–30°C), pH (8,24–8,45),
salinitas (34–35 ppt), dan oksigen terlarut (3,93–4,82 mg/l). Berdasarkan hasil
tersebut,
pemberian mannan-oligosakarida (MOS) dapat meningkatkan
pertumbuhan benih ikan bandeng (Chanos chanos). Dari penelitian yang telah
dilakukan, pemberian prebiotik mannan oligosakarida pada pakan buatan ikan
bandeng menunjukkan performa pertumbuhan yang tinggi. Akan tetapi perlakuan
B(1g/kg pakan), C(2g/kg pakan), dan D(3g/kg pakan) tidak menunjukkan
perbedaan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Coating, Ikan bandeng, kecernaan pakan, mannan oligosakarida, pakan buatan, pertumbuhan, prebiotik
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 24 Jul 2026 07:07
Last Modified: 24 Jul 2026 07:07
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57666

Actions (login required)

View Item View Item