Search for collections on Undip Repository

KEANEKARAGAMAN EPIFAUNA PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI KAWASAN PANTAI BLEBAK, KABUPATEN JEPARA (26dsa299)

LIBERTY ANGKAT, MARKUS MARIO (2026) KEANEKARAGAMAN EPIFAUNA PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI KAWASAN PANTAI BLEBAK, KABUPATEN JEPARA (26dsa299). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Markus Mario Liberty Angkat 26dsa299.pdf] Text
Markus Mario Liberty Angkat 26dsa299.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ekosistem padang lamun memiliki fungsi ekologis vital di kawasan pesisir,
namun pariwisata yang masif di Pantai Blebak, Kabupaten Jepara berpotensi
menimbulkan tekanan antropogenik yang mengancam kelangsungan hidup
organisme asosiatif seperti epifauna. Epifauna memiliki peran strategis sebagai
bioindikator kualitas lingkungan perairan karena sifat hidupnya yang menetap
dalam jangka waktu lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
epifauna serta struktur komunitasnya, mengetahui persentase tutupan jenis lamun,
menganalisis hubungan antara kerapatan epifauna dengan persentase tutupan
lamun, dan menganalisis hubungan antara keanekaragaman epifauna dengan
kualitas air (suhu, Total Suspended Solid/TSS, salinitas, pH, dan oksigen
terlarut/DO). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan
penentuan stasiun secara purposive sampling yang dibagi menjadi 3 transek garis,
sedangkan pengambilan sampel epifauna menggabungkan pendekatan metode
transek kuadrat dan pencarian bebas. Hasil penelitian menemukan 14 famili
epifauna dengan total kelimpahan 233 ind/m² dan rata-rata kerapatan sebesar 311
ind/m² yang didominasi oleh famili Potamididae. Struktur komunitas epifauna
menunjukkan indeks keanekaragaman (H’) berkisar 1,09–2,04 (kategori rendah),
indeks keseragaman (E) berkisar 0,45–0,89 (kategori sedang hingga tinggi), dan
indeks dominansi (C) berkisar 0,15–0,47 (kategori rendah), sementara persentase
tutupan lamun bervariasi dari kategori jarang hingga sangat padat (0%–87,50%).
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel parameter
fisik-kimia lingkungan dan persentase tutupan lamun tidak memiliki hubungan
yang signifikan dengan kerapatan maupun struktur komunitas epifauna (p>0,05),
kecuali parameter suhu yang memiliki korelasi positif yang signifikan terhadap
indeks keanekaragaman epifauna (p<0,05).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Epifauna, Kualitas Air, Padang Lamun, Pantai Blebak
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 24 Jul 2026 06:53
Last Modified: 24 Jul 2026 06:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57660

Actions (login required)

View Item View Item