Search for collections on Undip Repository

AKTIVITAS ANTIJAMUR Malassezia furfur DAN ENZIM EKSTRASELULER ISOLAT JAMUR ASOSIASI Montipora sp.: KAJIAN POTENSI APLIKASI UNTUK KESEHATAN KULIT (26dik298)

RAHMAN, MUHAMMAD FARIS (2026) AKTIVITAS ANTIJAMUR Malassezia furfur DAN ENZIM EKSTRASELULER ISOLAT JAMUR ASOSIASI Montipora sp.: KAJIAN POTENSI APLIKASI UNTUK KESEHATAN KULIT (26dik298). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of MUHAMMAD FARIS RAHMAN 26dik298.pdf] Text
MUHAMMAD FARIS RAHMAN 26dik298.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penyakit kulit akibat infeksi Malassezia furfur seperti pityriasis versicolor
dan dermatitis seboroik memiliki prevalensi tinggi di wilayah tropis, namun terapi
antijamur konvensional seperti ketokonazol menghadapi kendala resistensi
sehingga diperlukan eksplorasi agen antijamur alternatif dari sumber daya hayati
laut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat jamur asosiasi karang
Montipora sp. asal Pulau Panjang, Jepara yang memiliki aktivitas antijamur
terhadap Malassezia furfur serta menganalisis aktivitas enzim ekstraseluler
proteolitik dan lipolitiknya yang berpotensi untuk aplikasi kesehatan kulit. Sampel
karang Montipora sp. diambil secara purposive sampling, diikuti dengan isolasi
jamur dari mukus dan jaringan endoderm menggunakan metode swab dan spread
plate pada media PDA yang diperkaya kloramfenikol. Isolat terpilih (HC1.10-1.c
dan HC1.10-2.c) diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis, kemudian
diuji aktivitas antijamurnya terhadap Malassezia furfur menggunakan metode
difusi cakram pada media MHA dengan kontrol positif ketokonazol 5% serta
kontrol negatif akuades steril, sementara uji aktivitas enzimatis dilakukan pada pH
4 menggunakan media PDA yang diperkaya 1% keratin powder untuk protease dan
1% Tween-80 untuk lipase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua isolat
memiliki aktivitas antijamur kategori kuat dengan zona hambat tertinggi pada 72
jam sebesar 11,39 mm (HC1.10-1.c) dan 11,00 mm (HC1.10-2.c). Kedua isolat juga
menghasilkan enzim protease dan lipase yang aktif pada kondisi asam pH 4, dengan
indeks proteolitik tertinggi mencapai 3,06 mm dan indeks lipolitik tertinggi
mencapai 3,63 mm pada isolat HC1.10-2.c. Potensi aplikasi isolat terpilih sangat
menjanjikan
untuk
pengembangan agen dermatologis hayati yang
mengintegrasikan fungsi antijamur, eksfoliasi stratum korneum melalui aktivitas
proteolitik, serta regulasi sebum melalui aktivitas lipolitik secara sinergis.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk identifikasi genotipik isolat dan
karakterisasi senyawa bioaktif spesifik yang bertanggung jawab terhadap aktivitas
tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Malassezia furfur, Montipora sp., aktivitas antijamur, enzim ekstraseluler, kesehatan kulit
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 24 Jul 2026 06:48
Last Modified: 24 Jul 2026 06:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57658

Actions (login required)

View Item View Item