Search for collections on Undip Repository

IDENTIFIKASI BENTUK DAN PILIHAN KATA DALAM UJARAN KEBENCIAN WARGANET TERHADAP ANIES BASWEDAN DI MEDIA SOSIAL X

Ariyani, Widya Dwi (2026) IDENTIFIKASI BENTUK DAN PILIHAN KATA DALAM UJARAN KEBENCIAN WARGANET TERHADAP ANIES BASWEDAN DI MEDIA SOSIAL X. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_1.pdf] Text
SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_1.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_2.pdf] Text
SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_3.pdf] Text
SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_4.pdf] Text
SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK_4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK.pdf] Text
SI2497 Widya Dwi Ariyani 13010121120022 OK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perubahan yang signifikan telah terjadi pada teknologi informasi dan cara manusia
berkomunikasi, perkembangan cepat tersebut memengaruhi interaksi dan
penyebaran informasi. Di era serba digital, media sosial sudah menjadi kebutuhan
penting, salah satunya Twitter (X) yang menjadi platform utama yang digunakan
masyarakat untuk mengekspresikan opini, berbagi informasi, dan berkomunikasi
secara luas. Namun, seperti pisau yang bermata dua, hal ini dapat menimbulkan
efek positif sekaligus negatif jika penyampaian pendapat memuat bentuk ujaran
kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pembentukan
leksikon ujaran kebencian dan bagaimana pilihan kata dapat menentukan kategori
ujaran kebencian. Teori yang dipakai adalah pendekatan semantik. Kualitatif
deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh
dengan metode simak dan catat, analisis data menggunakan teknik Miles dan
Huberman, serta data disajikan dengan menggunakan teknik formal dan juga
informal.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ujaran kebencian mudah ditemukan
secara luas terhadap tokoh publik melalui media sosial yang dapat berkembang
dalam berbagai bentuk dan pilihan kata melalui proses morfologis, morfofonemis,
atau lainnya. Analisis ilmu semantik yang digunakan dalam ujaran kebencian ini
menunjukkan adanya pola tertentu dalam penggunaan kata, frasa, dan ungkapan
yang bertujuan untuk mendiskreditkan atau menyerang secara pribadi. Dalam hal
ini, Anies dijadikan sebagai subjek ujaran yang mengandung makna kebencian,
khususnya di media sosial X yang terus berlanjut setelah kalah dalam pemilu 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksikon yang dipilih cenderung berkonotasi
negatif dan menggambarkan sikap warganet terhadap Anies Baswedan secara
emosional dan ofensif. Pendekatan semantik dapat mengidentifikasi makna-makna
yang tidak terlihat dalam ujaran tersebut, khususnya dalam pemilihan kata pada
ujaran kebencian. Hasil analisis data ditemukan beberapa jenis variasi dan pilihan
kata dalam ujaran kebencian yaitu didominasi oleh penghinaan, kemudian diikuti
oleh kalimat yang dikategorikan sebagai penistaan, memprovokasi, dan ujaran yang
terindikasi mengandung penyebaran berita bohong (hoaks).
Kata Kunci: ujaran kebencian, media sosial X, semantik, Anies Baswedan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ujaran kebencian, media sosial X, semantik, Anies Baswedan
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Mr Dwi Widaryanto FIB
Date Deposited: 24 Jul 2026 06:03
Last Modified: 24 Jul 2026 06:03
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57651

Actions (login required)

View Item View Item