Abdillah, Qonita Kayana (2026) PENGARUH PENAMBAHAN ENKAPSULASI EKSTRAK DAUN BENALU (Dendrophthoe pentandra) DALAM PAKAN TERHADAP PROFIL ERITROSIT AYAM BROILER YANG DIPELIHARA PADA KEPADATAN TINGGI. Diploma thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
1. Cover - BAB 3_Qonita Kayana Abdillah_23010122130127_takeyaaz.id@gmail.com.pdf - Published Version Download (882kB) |
|
|
Text
2. BAB 4 - Daftar Pustaka_Qonita Kayana Abdillah_23010122130127_takeyaaz.id@gmail.com.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (380kB) |
|
|
Text
3. Lampiran dan Biodata_Qonita Kayana Abdillah_23010122130127_takeyaaz.id@gmail.com.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (390kB) |
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juli 2025 di Kandang C Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan enkapsulasi ekstrak daun benalu (Dendrophthoe pentandra) dalam pakan terhadap profil eritrosit ayam broiler yang dipelihara pada kepadatan tinggi. Materi yang digunakan sebanyak 300 ekor day old chick (DOC) ayam broiler strain Cobb CP 707 (unsexed) dengan bobot rata-rata 46,07 ± 2,69 g. Bahan yang digunakan adalah pakan komersil, ransum pakan basal yaitu jagung giling, minyak kelapa sawit, bungkil kedelai, methionine, bentonit, limestone, monocalcium phospat (MCP), premix, choline chloride, garam, dan daun benalu. Kandang yang digunakan adalah kandang postal dibagi menjadi 20 pen berukuran 1 x 1 m². Alat yang digunakan diantaranya tempat pakan, tempat minum, timbangan digital, thermohygrometer, spuit 3 ml, cooling box, dan tube EDTA. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan antara lain T0 : ransum basal + kepadatan 9 ekor/m²; T1 : ransum basal + kepadatan 17 ekor/m²; T2 : ransum basal + EEDB 0,05 %/kg pakan + kepadatan 17 ekor/m² dan T3 : ransum basal + EEDB 0,1%/kg pakan + kepadatan 17 ekor/m². Parameter yang diukur meliputi total eritrosit, hemoglobin, hematokrit dan indeks eritrosit (Mean Corpuscular Volume (MCV), Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) dan Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC)). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan total eritrosit berkisar antara 1,86 – 2,07 × 10⁶/mm³, hemoglobin 7,66 – 8,40 g/dL dan hematokrit 31,26 – 34,78%. Besarnya MCV 167 – 169,28 fl, MCH 23,6 – 25,74 pg dan kadar MCHC berkisar antara 23,6 – 25,74 g/dL. Analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan EEDB tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap profil eritrosit ayam broiler. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan enkapsulasi ekstrak daun benalu dalam pakan dengan taraf 0,05% dan 0,1% mampu mempertahankan profil eritrosit dan indeks eritrosit ayam broiler dalam rentang normal meskipun dipelihara pada kepadatan tinggi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | S1 Peternakan Undip |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 03:31 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 03:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57615 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
