Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN PADA SAPI BRAHMAN CROSS DI RUMAH POTONG HEWAN BOYOLALI

Ekaputra, Cornelius Felix (2026) HUBUNGAN ANTARA UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN PADA SAPI BRAHMAN CROSS DI RUMAH POTONG HEWAN BOYOLALI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of BAB 1 - 3-Cornelius Felix Ekaputra_23010122130093_bilakedua089@gmail.com.pdf] Text
BAB 1 - 3-Cornelius Felix Ekaputra_23010122130093_bilakedua089@gmail.com.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (716kB)
[thumbnail of BAB 4 - DAFTAR PUSTAKA-Cornelius Felix Ekaputra_23010122130093_bilakedua089@gmail.com.pdf] Text
BAB 4 - DAFTAR PUSTAKA-Cornelius Felix Ekaputra_23010122130093_bilakedua089@gmail.com.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (361kB)
[thumbnail of LAMPIRAN DAN BIODATA-Cornelius Felix Ekaputra_23010122130093_bilakedua089@gmail.com.pdf] Text
LAMPIRAN DAN BIODATA-Cornelius Felix Ekaputra_23010122130093_bilakedua089@gmail.com.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)

Abstract

Sapi Brahman Cross (BX) merupakan salah satu sapi potong yang memiliki potensi tinggi sebagai penghasil daging di Indonesia. Dalam praktik pemasaran, penentuan harga ternak umumnya didasarkan pada bobot badan, sedangkan bobot karkas sebagai hasil utama produksi baru diketahui setelah pemotongan. Oleh karena itu, diperlukan metode pendugaan bobot badan dan bobot karkas melalui parameter yang mudah diukur, seperti ukuran tubuh dan Body Condition Score (BCS).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan ukuran tubuh dan BCS terhadap bobot badan serta bobot karkas sapi Brahman Cross yang dipotong di RPH Ampel, Kabupaten Boyolali. Penelitian menggunakan 50 ekor sapi Brahman Cross dengan parameter pengamatan berupa lingkar dada, panjang badan, tinggi badan, BCS, bobot badan, dan bobot karkas. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran tubuh dan BCS memiliki hubungan positif dan signifikan (p<0,05) terhadap bobot badan maupun bobot karkas. Lingkar dada memiliki hubungan paling kuat dengan bobot badan (r = 0,833) dan bobot karkas (r = 0,652) dibandingkan ukuran tubuh lainnya. BCS menunjukkan hubungan sangat kuat dengan bobot badan (r = 0,841; R² = 0,707) dan hubungan kuat dengan bobot karkas (r = 0,770; R² = 0,593). Persamaan regresi menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan BCS diikuti peningkatan bobot badan sebesar 44,93 kg dan bobot karkas sebesar 31,88 kg. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lingkar dada dan BCS merupakan parameter yang memiliki hubungan signifikan serta dapat digunakan untuk menduga bobot badan dan bobot karkas sapi Brahman Cross secara praktis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: S1 Peternakan Undip
Date Deposited: 24 Jul 2026 03:01
Last Modified: 24 Jul 2026 03:01
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57606

Actions (login required)

View Item View Item