Az-zahra, Luvena Khalishah and Yunanto, Yunanto and Sarono, Agus (2026) KEPASTIAN HUKUM BAGI PARA AHLI WARIS DALAM PEMBAGIAN HARTA WARIS BERDASARKAN KESEPAKATAN SECARA LISAN. _115 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (592kB) |
|
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-abstrak.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (268kB) |
|
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (321kB) |
|
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) |
|
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (126kB) |
|
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-dapus.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
Luvena Khalishah Az-zahra-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Praktik pembagian harta waris di Indonesia tak selalu dilaksanakan menurut ketentuan hukum yang berlaku, terdapat juga masyarakat yang menggunakan kesepakatan lisan yang dilandasi asas kekeluargaan. Meskipun mekanisme ini dipandang lebih praktis dan hemat biaya, kesepakatan lisan berpotensi menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari, terlebih mengenai kepastian hukum dan kekuatan pembuktian dari kesepakatan tersebut jika terjadi sengketa di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum bagi para ahli waris dalam pembagian harta waris berdasarkan kesepakatan secara lisan
serta mengkaji perlindungan hukum atas risiko yang timbul terhadap para ahli waris dalam pembagian harta waris berdasarkan kesepakatan secara lisan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis-empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara
wawancara dan studi kepustakaan untuk selanjutnya dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepakatan lisan belum dapat memberikan kepastian hukum bagi para ahli waris karena ketiadaan alat bukti dan sangat bergantung pada itikad baik para pihak dalam melaksanakan serta mempertahankan kesepakatan yang telah dibuat. Kondisi tersebut menyebabkan kesepakatan lisan rentan terhadap penyangkalan, perbedaan penafsiran, serta timbulnya sengketa di kemudian hari. Perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada para ahli waris pada prinsipnya dilakukan dengan mempertahankan kesepakatan yang telah berjalan melalui musyawarah untuk menegaskan kembali hak dan kewajiban
masing-masing ahli waris, yang hasilnya dapat dituangkan ke dalam bentuk tertulis, baik berupa akta di bawah tangan maupun akta notariil serta dihadiri oleh saksi guna memperkuat aspek pembuktian. Selain itu, terhadap objek waris yang belum dilakukan peralihan hak dapat dilakukan balik nama untuk memberikan kejelasan status kepemilikan secara hukum, sedangkan penyelesaian melalui pengadilan dapat ditempuh sebagai upaya terakhir apabila sengketa tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
Kata kunci: Kepastian Hukum, Pembagian Harta Waris, Kesepakatan Lisan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kepastian Hukum, Pembagian Harta Waris, Kesepakatan Lisan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 04:30 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 04:30 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57495 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
