Sunardi, Dian Prastyaningrum STRATEGI PENGHIDUPAN PELAKU SEKTOR INFORMAL DALAM AKTIVITAS PERTAMBANGAN BATU DI DESA LEYANGAN KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG. [Video]
|
Video
DIAN PRASTYANINGRUM S_13040219130039_STRATEGI PENGHIDUPAN PELAKU SEKTOR INFORMAL_LAPORAN ETNOVIDEOGRAFI 2026.mp4 Restricted to Repository staff only Download (823MB) |
Abstract
Keberadaan aktivitas pertambangan tidak hanya menciptakan peluang ekonomi, tetapi juga membentuk dinamika sosial yang memengaruhi kehidupan masyarakat di sekitarnya. Aktivitas galian tambang batu di Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang telah mendorong berkembangnya berbagai bentuk sektor informal yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penghidupan sektor informal, memahami relasi sosial, modal sosial, dan praktik reciprocity yang dimanfaatkan pelaku sektor informal, serta menjelaskan strategi penghidupan yang berkembang di sekitar kawasan tambang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap pemilik lapak batu, buruh pecah batu, serta pedagang makanan dan minuman yang menggantungkan penghidupannya pada aktivitas pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor informal di Desa Leyangan terdiri atas pemilik lapak batu, buruh pecah batu, dan pedagang makanan serta minuman yang saling bergantung dalam membentuk jaringan ekonomi lokal. Hubungan yang terjalin tidak hanya didasarkan pada kepentingan ekonomi, tetapi juga berkembang menjadi relasi sosial yang bersifat kekeluargaan. Modal sosial berupa kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial menjadi sumber daya penting yang mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi para pelaku sektor informal. Selain itu, praktik reciprocity terlihat melalui pemberian bantuan sukarela kepada sesama pelaku sektor informal yang mengalami musibah atau kesulitan ekonomi. Strategi penghidupan masyarakat dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya alam, kemampuan kerja, jaringan sosial, serta diversifikasi pekerjaan melalui pekerjaan sampingan untuk mengurangi risiko ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlangsungan penghidupan masyarakat di sekitar kawasan tambang tidak hanya ditentukan oleh sumber daya ekonomi, tetapi juga oleh relasi sosial, modal sosial, dan praktik timbal balik yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari.
Kata kunci: Strategi Penghidupan, Sektor Informal, Modal Sosial, Reciprocity
| Item Type: | Video |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 03:11 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 03:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57485 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
