LUBIS, Hafiz Aziz (2026) Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Anomali Gravitasi Di Gunung Seulawah Agam, Aceh Besar. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Other (FULL TEXT)
Hafiz Aziz Lubis_24040121140128_Bebas Pustaka.rar Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
6. KATA PENGANTAR.pdf Download (197kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (243kB) |
|
|
Text
11. ABSTRAK.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
12. ABSTRACT.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
13. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (246kB) |
Abstract
Gunung Seulawah Agam merupakan salah satu kawasan panas bumi di Provinsi
Aceh yang dikontrol oleh aktivitas vulkanik dan struktur geologi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi pola anomali gayaberat, menganalisis hubungan
anomali dengan struktur geologi, serta memodelkan struktur bawah permukaan
menggunakan inversi 2D. Data yang digunakan berupa data gravitasi satelit
GGMPlus dan data elevasi ERTM2160 sebanyak 14.042 titik. Pengolahan data
dilakukan melalui koreksi Bouguer dan koreksi medan untuk memperoleh complete
Bouguer anomaly (CBA), kemudian dilakukan pemisahan anomali regional dan
residual menggunakan metode upward continuation hingga ketinggian 7000 m.
Nilai densitas rata-rata batuan ditentukan menggunakan metode Parasnis dan
diperoleh sebesar 2,66 g/cm³. Hasil penelitian menunjukkan nilai CBA berkisar
antara 28,33 mGal hingga 43,47 mGal, sedangkan anomali residual berkisar antara -5,73 mGal hingga 4,10 mGal. Zona anomali residual rendah dominan berada di
bagian tengah hingga selatan daerah penelitian dan berdekatan dengan tubuh
Gunung Seulawah Agam, manifestasi panas bumi, serta jalur sesar. Hasil overlay
dengan peta geologi menunjukkan bahwa zona tersebut berimpit dengan satuan
Qvtl dan QTvt. Pemodelan inversi 2D pada lintasan A–A’ menunjukkan rentang
densitas 1,65–2,93 g/cm³, sedangkan lintasan B–B’ menunjukkan rentang densitas
1,91–2,95 g/cm³. Zona densitas rendah pada kedua lintasan diinterpretasikan
sebagai kemungkinan pengaruh material lahar kurang kompak, rekahan, alterasi
hidrotermal, atau keberadaan fluida panas bumi.
Kata Kunci : anomali gayaberat, GGMPlus, Gunung Seulawah Agam, inversi 2D,
panas bumi.
(NO. KETERSEDIAAN : 2237/D/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 10:59 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 10:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57434 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
