Search for collections on Undip Repository

RESPONS PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT VARIETAS DXP SIMALUNGUN TERHADAP KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN FREKUENSI PENYIRAMAN DI FASE PRE-NURSERY

Fauzan, Ahmad Arif (2026) RESPONS PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT VARIETAS DXP SIMALUNGUN TERHADAP KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN FREKUENSI PENYIRAMAN DI FASE PRE-NURSERY. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of COVER-BAB III SKRIPSI AHMAD ARIF FAUZAN.pdf] Text
COVER-BAB III SKRIPSI AHMAD ARIF FAUZAN.pdf - Published Version

Download (699kB)
[thumbnail of BAB IV-BAB V-DAFTAR PUSTAKA AHMAD ARIF FAUZAN.pdf] Text
BAB IV-BAB V-DAFTAR PUSTAKA AHMAD ARIF FAUZAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (458kB)
[thumbnail of LAMPIRAN-BIODATA (1).pdf] Text
LAMPIRAN-BIODATA (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

AHMAD ARIF FAUZAN. 23020222140080. 2026. Respons pertumbuhan Tanaman kelapa Sawit Varietas DxP Simalungun terhadap Komposisi Media Tanam dan Frekuensi Penyiraman di Fase Pre-Nursery. (Pembimbing: ALBERTUS FAJAR IRAWAN dan SEPTRIAL ARAFAT). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan tanaman kelapa sawit terhadap komposisi media tanam dan frekuensi penyiraman di fase pre-nursery. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2025 sampai Januari 2026 di GreenHouse Jabungan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dan Laboratorium Penguji Kimia Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Tengah. Percobaan faktorial 3×3 dengan dasar rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 ulangan digunakan dalam penelitian ini. Faktor pertama adalah pemberian pupuk kandang sebagai bagian dari media tanam (P) yang terdiri 3 taraf yaitu P0 (100% tanah : 0% pukan kambing), P1 (75% tanah : 25% pukan kambing), P2 (50% tanah : 50% pukan kambing). Faktor kedua adalah frekuensi penyiraman (F) yang terdiri 3 taraf yaitu F0 (200 ml/hari), F1 (200 ml/2 hari), F2 (200 ml/3 hari), sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan jumlah ulangan sebanyak 3 kali di setiap kombinasi perlakuan, maka didapat sebanyak 27 satuan unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, diameter pangkal tajuk, panjang akar, bobot kering tajuk, berat kering akar, bobot total tanaman dan rasio tajuk/akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam 75% tanah : 25% pupuk kandang memberikan pengaruh pada parameter pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter pangkal tajuk, panjang akar, bobot berat kering akar, bobot total tanaman. Pengaruh frekuensi penyiraman 200 ml/2 hari tidak jauh berbeda nyata dengan 200 ml/hari dan masih berdampak baik terhadap parameter jumlah daun, panjang akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar dan bobot total tanaman. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan komposisi media tanam dengan frekuensi penyiraman pada parameter pertumbuhan tanaman kelapa sawit varietas DxP Simalungun di fase pre-nursery. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penambahan pupuk kandang kambing sebagai media tanam memiliki dampak yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan tanaman kelapa sawit varietas DxP Simalungun di fase pre-nursery dan penyiraman 2 hari sekali masih dalam kategori cukup baik untuk pertumbuhan tanaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Undip
Date Deposited: 22 Jul 2026 08:58
Last Modified: 22 Jul 2026 08:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57416

Actions (login required)

View Item View Item