Davita, Vina (2026) Produksi Asam Sitrat oleh Mutan Aspergillus niger Hasil Mutagenesis UV dengan Kombinasi Sukrosa dan Gliserol sebagai Sumber Karbon. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Vina Davita.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (71kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (294kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (280kB) |
|
|
Text
10. PENDAHULUAN.pdf Download (320kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (299kB) |
Abstract
Asam sitrat merupakan asam organik bernilai komersial tinggi yang diproduksi melalui fermentasi
menggunakan Aspergillus niger. Peningkatan produksinya dapat dilakukan melalui pemuliaan galur dan
pemanfaatan sumber karbon alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh durasi
paparan mutagen UV pada A. niger serta mengevaluasi pengaruh kombinasi sukrosa dan gliserol sebagai
sumber karbon terhadap produktivitas seluler asam sitrat. Penelitian dilakukan dalam dua tahap
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yaitu seleksi mutan menggunakan berdasarkan durasi
paparan UV dengan analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan optimasi kombinasi sumber
karbon dengan sepuluh kombinasi perlakuan sukrosa dan gliserol, dengan analisis data menggunakan
One-Way ANOVA dan Tukey HSD. Mutagenesis dilakukan dengan paparan UV 254 nm selama 5, 10,
15, dan 20 menit pada isolat AN1, diikuti seleksi berdasarkan zona halo dan uji fermentatif seleksi
mutan. Uji Kruskal-Wallis tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok mutan dan
wild type A. niger (H = 1,309; df = 4; p = 0,860), namun AN1.UV15’ dipilih sebagai kandidat unggul
berdasarkan mean rank tertinggi (7,00). AN1.UV15’ selanjutnya diuji pada medium dengan kombinasi
sukrosa (100 g/L dan 50 g/L) dengan gliserol (50 g/L;70 g/L;80 g/L; 90 g/L). Hasil uji One-Way ANOVA
menunjukkan perbedaan signifikan antar perlakuan sumber karbon (p < 0,001). Uji lanjut Tukey HSD
memperoleh bahwa perlakuan sukrosa 100 g/L tanpa gliserol menghasilkan produktivitas seluler asam
sitrat tertinggi dan tidak berbeda nyata dengan penambahan gliserol 50 g/L dan 70 g/L, sedangkan
perlakuan sukrosa 50 g/L menghasilkan produktivitas yang lebih rendah meskipun penambahan gliserol
mampu meningkatkan produksi asam sitrat dibandingkan perlakuan tanpa gliserol. Pola ini
mengindikasikan bahwa peran gliserol dipengaruhi oleh ketersediaan sukrosa sebagai sumber karbon
utama. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa mutan AN1.UV15’ dengan sumber karbon
sukrosa 100 g/L tanpa gliserol menjadi kondisi optimal untuk menghasilkan produktivitas seluler asam
sitrat tertinggi.
Kata Kunci: Aspergillus niger; sukrosa; gliserol; mutagenesis UV; optimasi kombinasi sumber karbon;
produktivitas seluler asam sitrat
(NO KETERSEDIAAN : 305/B.TEK/2026)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 07:59 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 07:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57403 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
