Setiawan, Achmad Bayu (2026) RESPON FISIOLOGIS DUA VARIETAS TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) TERHADAP KONSENTRASI UNSUR SILIKA PADA SISTEM HIDROPONIK. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
BAB 1 - 3_ ACHMAD BAYU SETIAWAN.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 4 - Dafpus_ACHMAD BAYU SETIAWAN.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
Lampiran_ACHMAD BAYU SETIAWAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ACHMAD BAYU SETIAWAN. 23020222130045. 2026. Respon Fisiologis Dua
Varietas Tanaman Melon (Cucumis melo L.) terhadap Konsentrasi Unsur Silika
pada Sistem Hidroponik (Pembimbing : KARNO dan FAJRIN PRAMANA
PUTRA).
Melon merupakan komoditas hortikultura yang diminati berbagai kalangan karena
memiliki rasa yang khas dan kandungan gizinya yang baik. Namun, budidaya melon
menghadapi berbagai tantangan yang tidak hanya berdampak pada produksi, tetapi juga
pada kondisi fisiologis tanaman. Sehingga, dibutuhkan sistem budidaya yang efektif untuk
mengoptimalkan kondisi fisiologis tanaman melon, salah satunya adalah dengan
mengombinasikan penggunaan varietas yang baik dan pemberian konsentrasi silika yang
sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji varietas yang memiliki respon fisiologis
terbaik serta menentukan konsentrasi unsur silika yang terbaik terhadap respon fisiologis
tanaman melon pada sistem hidroponik. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober
2025 – Januari 2026. Penelitian dilaksanakan di greenhouse melon dan Laboratorium
Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan
Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang.
Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Faktorial yang disusun berdasarkan
Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor Pertama adalah varietas yaitu Sweet Hami (V1)
dan Kinanti (V2). Faktor Kedua adalah konsentrasi unsur silika, yaitu S0 : 0 ppm, S1 : 1,3
ppm, S2 : 2,6 ppm, S3 : 3,9 ppm, S4 : 5,2 ppm. Setiap unit percobaan ditanam 5 tanaman
dengan 3 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu tingkat kehijauan daun, kadar klorofil
total, kadar karotenoid, laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, kadar vitamin C, laju
transpirasi, laju fotosintesis, dan kondulktansi stomata. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan Analysis of Variance dilanjutkan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap
paremeter tingkat kehijauan daun, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan relatif, dan kadar
vitamin C . Sedangkan, Perlakuan konsentrasi silika berpengaruh nyata terhadap parameter,
kadar klorofil, konduktansi stomata, laju fotosintesis, dan laju transpirasi. Tidak terdapat
interaksi perlakuan varietas dan konsentrasi silika terhadap parameter fisiologis tanaman
melon. Varietas sweet hami memberikan hasil yang lebih baik pada parameter laju
asimilasi bersih dibandingkan varietas kinanti. Adapun varietas kinanti memberikan hasil
lebih baik pada parameter tingkat kehijauan daun, laju pertumbuhan relatif, dan kadar
vitamin C. Perlakuan konsentrasi silika 3,9 ppm memberikan hasil terbaik pada parameter
kadar klorofil daun, sedangkan konsentrasi 5,2 ppm pada konduktansi stomata, laju
transpirasi dan laju fotosintesis. Interaksi antar perlakuan varietas dan konsentrasi silika
tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter fisiologis tanaman melon.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology |
| Depositing User: | S1 Agroekoteknologi Undip |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 06:53 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 06:53 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/57369 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
